Anemia dalam kehamilan
Posted by Noroyono Wibowo in ibu cantik, sehat dan bahagia, konsultasi kebidanan Thursday, 1 October 2009 01:50 1 Comment
Dokter Bowo,
Kandungan saya berusia 4 bulan, saat periksa laboratorium rutin kadar hemoglobin (Hb) saya 11,5 mg/dl. Apakah saya tergolong anemia? Karena saya dengar wanita hamil rentan anemia.
Ny Indira, Bekasi Timur
Anemia atau kekurangan sel darah merah merupakan salah satu masalah kesehatan pada ibu hamil, terutama di negara berkembang. Penyebab terbanyak adalah kekurangan zat besi—disebut anemia defisiensi besi.
Anemia bisa berdampak buruk baik pada janin maupun pada ibu, terutama saat persalinan karena merupakan salah satu penyebab perdarahan yang menyumbang tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Anemia juga bisa disebabkan kelainan darah (thallasemia, sickle cell anemia, kekurangan G6PD), penyakit kronis, adanya perdarahan, atau kekurangan vitamin B12 atau asam folat.
Anemia defisiensi zat besi perlu dibedakan dengan defisiensi besi saja. Pada anemia defisiensi besi, kadar Hb sudah menurun (normalnya pada ibu hamil 11 mg/dl), sedangkan pada defisiensi zat besi saja, kadar Hb masih normal. Meski pun belum terjadi anemia, defisiensi zat besi dapat berdampak pada perkembangan janin terutama pertumbuhan otaknya.
Untuk memeriksa defisiensi zat besi yang belum menunjukkan anemia, dapat dilakukan pemeriksaan kadar ferritin dalam darah. Kadar ferritin merupakan indikator cadangan zat besi dalam tubuh. Semakin rendah kadarnya, semakin besar kemungkinan terjadi anemia akibat kekurangan zat besi. Tentunya, defisiensi besi dapat dicegah dengan memastikan kecukupan asupan zat besi dalam nutrisi sehari-hari bahkan sebelum ibu hamil. Semoga bermanfaat.
Line Break
Author: Noroyono Wibowo (3 Articles)












Bu…kalau ibu mau coba minumlah produk yang merupakan mikrofood…mungkin bisa nolong…seperti teman saya..terima kasih…email saya: marco_im03tz@yahoo.co.id