Benarkah Si Kecil Mengalami Gangguan Pemusatan Perhatian?

Benarkah Si Kecil Mengalami Gangguan Pemusatan Perhatian?
Dear DR. Tjhin,

Dok, Anak saya usia 7 tahun (kelas 2SD) memiliki kesulitan dalam berkonsentrasi di sekolah. Gurunya selalu bilang bahwa putra saya tidak bisa diam (duduk manis di kelas). Saya sih berpikirnya karena mungkin masih berorientasi ‘main’ jadi dia belum menyadari bahwa dia harus mulai ‘serius’ belajar. Namun sempat tersirat juga kekuatiran jangan-jangan anak saya memang mengalami gangguan dalam pemusatan perhatian. Apa yang harus saya lakukan Dok? Mohon saran. Terima kasih.

Jennie.

issuu-maret-2013_Page_1

Dear Ibu Jennie

Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) adalah gangguan yang ditandai oleh adanya ketidakmampuan anak untuk memfokuskan diri pada satu kegiatan yang membutuhkan aktivitas mental yang menetap dan bukup lama dan atau adanya perilaku hiperaktif yang timbulnya lebih sering dan lebih lama jika dibandingkan dengan anak yang mempunyai tingkat perkembangan yang setara. Kondisi tersebut tentunya menimbulkan penderitaan dan gangguan dalam fungsi sosial dan belajar bagi anak tersebut.

GPPH terdiri dari dua domain gejala yaitu domain gejala inatensi seperti kesulitan untuk menyelesaikan tugas, melamun, dan kehilangan barang yang dibawa;  domain lainnya adalah domain yang meliputi gejala hipeaktif-impulsif seperti, tidak dapat duduk diam, tidak sabar dalam mengerjakan tugas, selalu tampak bergerak dalam situasi yang mengharuskan anak duduk diam, dsb. Untuk mengatakan bahwa seorang anak mengalami GPPH atau bukan maka anak tersebut harus memenuhi kriteria diagnosis yang terdapat dalam International Classification of Diseases X (ICD X).

kiara-mia-harjoni

Diagnosis dari GPPH memerlukan wawancara yang mendalam terhadap orangtua dan anak, serta melakukan observasi yang seksama terhadap anak di dalam ruang pemeriksaan. Guru juga merupakan sumber informasi yang sangat diperlukan dalam memberikan gambaran perilaku anak di dalam kelas. Gangguan ini seringkali membuat anak gagal dalam sekolah sehingga perlu dicermati dengan seksama baik orangtua maupun guru serta profesional kesehatan lainnya.

Dalam kasus anak Ibu, gejala ‘tidak bisa diam’ mungkin dapat disebabkan oleh berbagai kondisi lainnya, seperti ketidakmampuan kemampuan anak untuk menyerap pelajaran, situasi kelas yang tidak terorganisasi dengan baik atau mungkin memang anak Ibu mengalami GPPH. Oleh karena itu saya sarankan agar perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar masalah anak Ibu dapat segera teratasi dan tidak mengganggu produktivitas anak dalam belajar.