03 Sep 2010
Login

Category: autisme, keterlambatan bicara

Sindrom Asperger, apakah itu?

Andra (5 tahun), tampak sehat dan cerdas masuk ke ruang praktek dokter. Menjawab pertanyaan dengan santun, ”Kabar saya baik, bagaimana dengan kabar Anda?” Ketika dokter bertanya tentang sekolah, tiba-tiba Andra bercerita tentang Anak Gunung Krakatau yang dikabarkan akan meletus, lengkap dengan cerita bagaimana terjadinya proses letusan gunung berapi disertai banjir lahar dan lava serta mengajak sang dokter berdiskusi tentang Gunung Kelud yang memperlihatkan gejala sama. Topik pembicaraan tidak juga beralih meskipun dokter berusaha mengalihkan pembicaraan dengan pertanyaan ringan seputar teman sekolahnya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter

Skrining untuk mengetahui autisme

cmclogo100.jpgBila anak mengalami gejala yang mengarah ke Autisme, jangan tunggu. Segera cari pertolongan. Terapi sebaiknya dilakukan walau diagnosis belum ditegakkan dengan pasti. Bila terapi dilakukan sejak dini, hasilnya akan jauh lebih baik dibandingkan bila anak sudah berumur 5 tahun lebih.


Skrining untuk sindrom Asperger

mogok-sekolah2Sindrom Asperger makin lama makin banyak dijumpai. Umur diketahuinya sindrom Asperger lebih tua dibandingkan anak yang mengalami autisme, biasanya pada saat anak mulai bersekolah di pre-school atau SD. Jadi kira-kira umur 4-7 tahun. Pada anak yang masih lebih kecil, sindrom Asperger sulit diketahui.

Anak yang mengalami sindrom Asperger menunjukkan gangguan interaksi sosial dan gangguan perilaku seperti pada autisme, tetapi kemampuan komunikasinya jauh lebih baik. Anak-anak ini seringkali memperlihatkan gangguan motorik, misalnya clumsy, sering jatuh sendiri, kurang mampu berolahraga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter

Jangan Abaikan Sibling ABK

cmc7.jpgcmc7.jpgAnak berkebutuhan khusus (ABK) adalah mereka yang menderita cacat fisik, keterbelakangan mental, cerebral palsy, gangguan pemusatan perhatian, autis, kesulitan belajar, dan epilepsi. Umumnya mereka butuh perhatian lebih dari orangtua dan juga  saudara yang lain. Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah mereka yang menderita cacat fisik, keterbelakangan mental, cerebral palsy, gangguan pemusatan perhatian, autis, kesulitan belajar, dan epilepsi. Umumnya mereka butuh perhatian lebih dari orangtua dan juga  saudara yang lain. Sementara saudara sekandung (sibling) ABK seringkali tersisihkan dalam hal perhatian.


Terapi Sensory Integration

cmc5.jpgTeori sensory
integration (SI) telah dikembangkan oleh Dr. A. Jean Ayres, seorang terapis
okupasi, psikolog pendidikan, yang juga mendalami neuropsikologi. Dr. Ayres
menemukan bahwa anak-anak yang mengalami gangguan belajar memiliki kerusakan
pada susunan saraf pusat.


Belum bisa bicara lidah digosok batu cincin

batu sinarharapan.co.id.jpgHal ini sering dilakukan oleh nenek dan kakek kita. Barangkali meniru orang yang memelihara burung, sering menggosok lidah burung dengan batu cincin agar dapat berkicau.

 

 

Tidak ada bukti ilmiah bahwa menggosok lidah dengan batu cincin dapat menyebabkan anak yang belum bisa bicara menjadi bicara.