Archive for the ‘makin cerdas’ Category
Sindrom Asperger, apakah itu?
Last Updated on Tuesday, 15 December 2009 12:54 Written by handryastuti Tuesday, 15 December 2009 12:51
Andra (5 tahun), tampak sehat dan cerdas masuk ke ruang praktek dokter. Menjawab pertanyaan dengan santun, ”Kabar saya baik, bagaimana dengan kabar Anda?” Ketika dokter bertanya tentang sekolah, tiba-tiba Andra bercerita tentang Anak Gunung Krakatau yang dikabarkan akan meletus, lengkap dengan cerita bagaimana terjadinya proses letusan gunung berapi disertai banjir lahar dan lava serta mengajak sang dokter berdiskusi tentang Gunung Kelud yang memperlihatkan gejala sama. Topik pembicaraan tidak juga beralih meskipun dokter berusaha mengalihkan pembicaraan dengan pertanyaan ringan seputar teman sekolahnya.
Posted under anak dng kebutuhan khusus, autisme, keterlambatan bicara, makin cerdas | No Comments
Skrining untuk mengetahui autisme
Last Updated on Thursday, 10 December 2009 09:29 Written by admin Thursday, 10 December 2009 12:00
Bila anak mengalami gejala yang mengarah ke Autisme, jangan tunggu. Segera cari pertolongan. Terapi sebaiknya dilakukan walau diagnosis belum ditegakkan dengan pasti. Bila terapi dilakukan sejak dini, hasilnya akan jauh lebih baik dibandingkan bila anak sudah berumur 5 tahun lebih.
Kriteria diagnosis ADHD
Last Updated on Sunday, 27 September 2009 05:13 Written by admin Thursday, 5 February 2009 02:15
ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)
A. 1 atau 2
1. Enam (atau lebih) gejala inatensi/ gangguan konsentrasi yang menetap 6 bulan atau lebih dengan derajat berat dan tidak sesuai dengan umur perkembangan.
Skrining untuk sindrom Asperger
Last Updated on Sunday, 27 September 2009 05:15 Written by admin Sunday, 25 January 2009 05:15
Sindrom Asperger makin lama makin banyak dijumpai. Umur diketahuinya sindrom Asperger lebih tua dibandingkan anak yang mengalami autisme, biasanya pada saat anak mulai bersekolah di pre-school atau SD. Jadi kira-kira umur 4-7 tahun. Pada anak yang masih lebih kecil, sindrom Asperger sulit diketahui.
Anak yang mengalami sindrom Asperger menunjukkan gangguan interaksi sosial dan gangguan perilaku seperti pada autisme, tetapi kemampuan komunikasinya jauh lebih baik. Anak-anak ini seringkali memperlihatkan gangguan motorik, misalnya clumsy, sering jatuh sendiri, kurang mampu berolahraga.
Main Menu
Categories
- 1
- anak
- artikel member
- berita
- featured
- keluarga
- konsultasi
- yellow pages











