Thursday, March 11, 2010

Site Search

Archive for the ‘makin cerdas’ Category

Sindrom Asperger, apakah itu?

Andra (5 tahun), tampak sehat dan cerdas masuk ke ruang praktek dokter. Menjawab pertanyaan dengan santun, ”Kabar saya baik, bagaimana dengan kabar Anda?” Ketika dokter bertanya tentang sekolah, tiba-tiba Andra bercerita tentang Anak Gunung Krakatau yang dikabarkan akan meletus, lengkap dengan cerita bagaimana terjadinya proses letusan gunung berapi disertai banjir lahar dan lava serta mengajak sang dokter berdiskusi tentang Gunung Kelud yang memperlihatkan gejala sama. Topik pembicaraan tidak juga beralih meskipun dokter berusaha mengalihkan pembicaraan dengan pertanyaan ringan seputar teman sekolahnya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter

Skrining untuk mengetahui autisme

cmclogo100.jpgBila anak mengalami gejala yang mengarah ke Autisme, jangan tunggu. Segera cari pertolongan. Terapi sebaiknya dilakukan walau diagnosis belum ditegakkan dengan pasti. Bila terapi dilakukan sejak dini, hasilnya akan jauh lebih baik dibandingkan bila anak sudah berumur 5 tahun lebih.

Kriteria diagnosis ADHD

malas-makanADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)

A.    1 atau 2

1.    Enam (atau lebih) gejala inatensi/ gangguan konsentrasi yang menetap 6 bulan atau lebih dengan derajat berat dan tidak sesuai dengan umur perkembangan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter

Skrining untuk sindrom Asperger

mogok-sekolah2Sindrom Asperger makin lama makin banyak dijumpai. Umur diketahuinya sindrom Asperger lebih tua dibandingkan anak yang mengalami autisme, biasanya pada saat anak mulai bersekolah di pre-school atau SD. Jadi kira-kira umur 4-7 tahun. Pada anak yang masih lebih kecil, sindrom Asperger sulit diketahui.

Anak yang mengalami sindrom Asperger menunjukkan gangguan interaksi sosial dan gangguan perilaku seperti pada autisme, tetapi kemampuan komunikasinya jauh lebih baik. Anak-anak ini seringkali memperlihatkan gangguan motorik, misalnya clumsy, sering jatuh sendiri, kurang mampu berolahraga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter