efek samping luminal

Discussion in 'Kejang demam, kejang, epilepsi' started by sanilee_bon, 16/4/09.

  1. sanilee_bon

    Message Count:
    4
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Dok,
    saya mau nanya efek samping dari penggunaan luminal dan Depakene, anak saya sudah lebih dari 1 tahun minum depakene dengan dosis 2x 6 dan luminal 2 x 15, berat badan 18 Kg. sukurlah sudah 8 bulan tidak kejang, tetapi sekarang anak saya sulit berjalan, sulit bicara, apakah ini efek samping obat,sedangkan saya sekarang tinggal di Tanjungpandan (dulu dipalembang) sehingga sulit konsultasi dengan dokter saraf,dokter nya cuma ada 1 bulan sekali

    terima kasih
  2. Hardiono Pusponegoro Administrator

    Message Count:
    2.649
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    38
    Location:
    Jakarta
    Dear Sanilee,
    Kedua obat tersebut sangat efektif untuk mengatasi kejang. Kejangnya apa? Kejang demam atau epilepsi?
    Depakene: efek samping jadi agak gemuk dan bisa mengganggu fungsi hati. Setelah makan obat 3 bulan biasanya periksa SGOT dan SGPT. Tidak boleh lebih dari 100. Bila normal, biasanya selanjutnya tidak apa-apa, tetapi tetap periksa SGOT dan SGPT tiap 6 bulan.
    Luminal sangat murah dan efektif. Tetapi efek sampingnya anak menjadi hiperaktif dan mungkin kurang pandai.
    Keduanya tidak menyebabkan gangguan bicara atau sulit berjalan. Gangguan bicara atau sulit berjalannya mungkin karena kejangnya? Atau karena penyakit yang menyebabkan kejang tersebut?
  3. Bunda zaha Member Baru

    Message Count:
    2
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Dokter YTH,
    Anak sy mengalami perdarahan lambung 12 jam stlh lahir, berdasarkan Hal lab darahnya didiagnose disebabkan adanya gangguan fungsi koagulasi. Sekitar 12 jam kemudian mengalami kejang sehingga hrs dirawat di NICU. Dr hasil USG ditemukan adanya perdarahan di otak dokter menyebutnya perdarahan intraventrikuler grade 3 n dikhawatirkan dpt menyebabkan hydrocephalus. Stlh dirawat 6 hr di NICU anak sy turun level ke ruang perawatan intensive Dan sejak saat itu diberi boat luminal/phenobarbital lwt suntikan. Setelah 20 hari dirawat, akirnya diperbolehkan pulang krn kondisi sdh stabil tdk Ada panas, hasil lab darah semuanya normal, lab thd urine n veses bagus, bahkan anak sy sempet di lumbal fungsi krn panas namun hAsil lab normal. BbrP hr sblm pulang, pemberian phenobarbital sdh diberikan scr oral. Sy diminta utk control seminggu sekali, USG n EEG.
    USG sdh dilakukan 4 Kali n hasil yg terakhir (Usia Sekitar 1 bln), sdh tidak Ada perdarahan di otak/Sudah terserap, n intraventrikuler omegalli mengecil infonya perbaikan yg bermakna radiolog menyarakan tdk perlu ada USG selanjutnya kevuali jika Ada tanda2 pembesaran kepala yg tdk normal. Hasil EEG terakhir (USIA Sekitar 3 minggu) menyebutkan: "EEG abnormal dgn gelombang tajam pad a kedua hemisphere"
    Selama rawat jalan, anak sy diharuskan minum luminal yg dosisnya disesuaikan dengan berat badannya. Saat keluar RS dgn bb 2.7kg dosisnya 2 x 7.5mg, lalu naik 2 x 10mg, sejak Usia 2 bulan dgn berat badan Sekitar 5kg dosisnya 2 x 12.5mg, Dan harus diberikan smp USIA 3 bulan. Baru stelh itu Akan dilakukan EEG utk melihat perkembangannya. Sejak keluar dr RS, anak sy tdk pernah terlihat kejang atau pun panas, suhunya normal, berat badan naik, minum ASI ekslusif, sdh mulai respon n bs diajak bicara. Namun sering Susah tidur.
    Sy smpt meminta pd dokter syaraf utk di EEG pd Usia 2 bln, krn sy berharap sdh Ada perkembangan yg lbh baik sehingga luminal bs dihentikan. Krn sy khawatir dgn efek sampingnya. Nmun doctor meyakinkan bahwa smp USIA 3 bln tdk ada perkembangan yg significant jadi cukup dgn menunggu utk di EEG pd Usia 3 bln.
    Sy khawatir jika luminal diberikan terlalu lama Akan memberi efek samping yg merugikan anak sy? Menurut doctor sebaiknya bagaimana?mungkinkah Ada perkembangan jika anak sy di EEG lbh dini, Mengingat tdk Ada kejadian kejang ato panas, agar pemberian luminal bs segera dihentikan meskipun secara bertahap.krn dokter menyarakan tdk bs men stop luminal kevuali berdasarkan hasil EEG.
    Mohon masukannya dok....terima kasih sblmnya.

    Pertanyaan sy:
  4. Hardiono Pusponegoro Administrator

    Message Count:
    2.649
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    38
    Location:
    Jakarta
    Dear Bunda Zasha,

    Tindakan dokter sudah benar 100%. Tunggu 3 bulan, lalu EEG lagi.
    Luminal pada anak besar memang menyebabkan hiperaktif, sulit tidur. Namun untuk bayi luminal masih merupakan pilihan pertama, karena efek samping sebenarnya relatif kecil.

    Moga2 baik ya.
  5. Bunda zaha Member Baru

    Message Count:
    2
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Amiin, makasiy dok.
    Dok, adakah bayi dgn kasus spt anak sy saat besar tidak mengalami gangguan apapun akibat perdarahan tab, maksud sy tumbuh normal n cerdas spt anak yg tdk mengalAmi Hal tsb.
    Sejauh ini, USIA 2.5 bln anak sy terlihat sehat n normal, BB bagus Skrg Sekitar 5.6kg...respond terhadap Sekitar jg baik, Sudah ngoceh klo diajak bicara, kepalanya sdh tegak klo ditengkurapkan...dia senang n tenang klo di tengkurapkan..
    Apakah Ada hal2 yg harus sy " waspadai" atau jaga spy anak sy bs tumbuh baik n meminimalisir efek perdarahan ataupun efek luminalnya dok...
    Terima kasih sebelumnya
    Regards,
    Bund a Zaha
  6. Hardiono Pusponegoro Administrator

    Message Count:
    2.649
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    38
    Location:
    Jakarta
    Bisa sekali bayi tumbuh normal tanpa gangguan.
    Yang harus diwaspadai bila perkembangan tidak sesuai atau terlambat untuk umurnya.

Share This Page