Kelebihan Air Ketuban

Discussion in 'Ibu hamil dan menyusui' started by genie2, 27/5/08.

  1. genie2

    Message Count:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Sekarang ini saya sedang hamil 7 bulan. Dan kemarin, waktu melakukan pemeriksaan kehamilan rutin, pas di USG, kata dokter, saya kelebihan air ketuban (Polihydramnious).
    Dari beberapa sumber yg saya dapat, di katakan kalo kelebihan air ketuban bisa menyebabkan kecacatan pada bayi.
    Aduh, jadi was-was nih...
    Oh ya, perlu di ketahui selama kehamilan, saya ga menderita diabetes. Semuanya normal2 aja... Kira2 apa penyebabnya dan gimana cara mengatasinya ya???
    Ada teman2 yg pernah mengalami hal serupa ga??? sharing dong...
    Dok, minta sarannya juga dong...
  2. mamiandrew Moderator

    Message Count:
    1.415
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    38
    Dear Genie,

    Yang saya pernah dengar normalnya puncak jumlah air ketuban terjadi pada usia kehamilan 8 bulan, sebanyak 1-2 liter.
    Setelah 38 minggu produksi cairan ketuban pun akan makin menurun.

    Apakah ada keluhan lain yang Ibu alami ?
    Seperti sesak nafas dan perasaan tak nyaman, biasanya itu dikarenakan ukuran rahim yang lebih besar dari yang semestinya.

    Coba konsultasikan lagi dengan DSOG nya.... hal2 apa yang harus diperhatikan atau dihindari selama masa kehamilan.

    Atau ada Don@ yang pernah mengalami hal yang sama ditunggu sharingnya ya...
  3. Jobaja3raja Moderator

    Message Count:
    1.314
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    38
    Location:
    Jakarta
    Kondisi normal

    Seiring pertambahan usia kehamilan, aktivitas organ tubuh janin mempengaruhi komposisi cairan ketuban. Jumlah air ketuban tidak terus sama dari minggu ke minggu kehamilan. Jumlah itu pun akan bertambah atau berkurang sesuai perkembangan kehamilan.

    Saat usia kehamilan 25-26 minggu, jumlahnya rata-rata 239 ml. Lalu meningkat jadi + 984 ml pada usia kehamilan 33-34 minggu dan turun jadi 836 ml saat janin siap lahir.

    Polihydramnious / Polihidramnion bisa dijumpai bila produksi air ketuban oleh sel pelapis selaput ketuban serta peresapan cairan melalui selaput ketuban terjadi secara berlebihan.

    Penyebab keadaan tersebut belum bisa dipastikan secara benar, salah satu yang dicurigai adalah adanya proses infeksi. Dua pertiga kasus polihidramnion tidak diketahui sebabnya.

    Seperti disebutkan sebelumnya, produksi paling dominan air ketuban adalah hasil dari proses urinasi atau produksi air kencing janin. Dijelaskan bahwa janin meminum air ketuban dalam jumlah yang seimbang dengan air kencing yang diproduksi. Bila keseimbangan ini berubah, yaitu produksi air kencing berlebihan atau bayi tidak mampu meminum air ketuban, dapat terjadi polihidramnion.

    Pada cacat bawaan sehingga air ketuban tak bisa tertelan, misalnya karena sumbatan atau penyempitan saluran pencernaan bagian atas, volume air ketuban akan meningkat secara drastis. Demikian pula bila kemampuan menelan janin mengalami gangguan, misalnya janin lemah karena hambatan pertumbuhan atau kecacatan yang menyangkut sistem saraf pusat hingga fungsi gerakan menelan mengalami kelumpuhan. Ketidaksesuaian golongan darah antara ibu dan janin yang dikandungnya juga bisa mengakibatkan terjadinya polihidiamnion.

    dicek lagi ya dengan doktnya mengingat kehamilan ibu sudah menginjak trisemester terakhir.

Share This Page