Tambal Gigi

Discussion in 'Gigi kinclong' started by irene, 8/11/07.

  1. irene

    Message Count:
    223
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Dear docs
    Sekarang ini kan tambal gigi ada dua macam yang pakai logam (warna hitam) atau yang pakai bahan warnanya putih (saya lupa namanya apa).
    Teman saya bilang kalau pakai yang logam sebenernya lebih bagus tapi mengandung merkuri sehingga agak berbahaya bagi tubuh, sedangkan yang bahan warna putih lebih aman, keliatan lebih bagus tapi gampang bocor.
    Sebenarnya kalo tambal gigi lebih baik pakai yang mana ya?
    Terakhir sih saya tambal gigi pakai yang bahan warna putih karena kalo menurut dokter gigi saya lebih bagus, ndak keliatan hitam2 gitu.
    Thanks before
  2. yolan

    Message Count:
    492
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Yang ini belum ada yang jawab nih...
    Bener tuh Ren, biasanya klo ke dr gigi sih untuk tambal gigi2 yang di bagian depan selalu pake laser yang tambalannya putih tuh untuk alasan estetika. Nah klo di geraham yang gak keliatan mendingan pake yang hitam karena lebih awet dan gak keliatan juga khan.
    Tapi kenapa yang hitam lebih awet ya dari yang putih, beda dimananya yach ? Baiknya bgm ?
    Thx
  3. Raisa

    Message Count:
    721
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Sharing aja nih Ren,

    Terakhir aku tambel gigi, kalau tidak salah hampir lebih dari 7 tahun yang lalu, dengan menggunakan tambelan yang warna nya putih. Awet awet aja lho... padahal tambel giginya juga cuma di puskesmas.

    Eh ada juga sih satu gigi yang ditambel pake yang warnanya hitam. Tapi yang hitam ini lebih dulu ada daripada yang putih. Awet juga kok.

    Jadi, menurut aku ya... perawatan pasca tambel ini yang perlu diperhatikan, terutama cara menggosok gigi dan juga jangan mengunyah makan makanan yang keras di bagian gigi yang baru ditambal.
  4. mellisa_vs

    Message Count:
    39
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Halo,

    berhubung lagi rajin ke dokter gigi nih :senyum mungkin bisa kasih info dikit. Katanya sih merkuri yang terkandung di amalgam (bahan penambal gigi yang berwarna hitam ya?) itu tidak berbahaya karena bukan berupa merkuri bebas, jadi gak perlu khawatir karena tidak dapat diserap oleh tubuh.

    Yang hitam lebih awet mungkin karena sifat logamnya itu ya?

    Namun mengenai awet tidaknya, yang ditulis mama raisa bener juga tuh, tergantung perawatannya. Buktinya bisa 7 tahun :senyum

    Mohon dikoreksi jika keliru :)

    Terima kasih.
  5. tomodachi

    Message Count:
    24
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Dulu waktu jaman masih kuliah saya pernah tambal gigi yang depan, biar rapi tambalnya pakai laser (ga tau apa istilah kedokterannya) trus warnanya juga putih.
    Sampai sekarang awet tuh... kira2 sudah hampir 10 tahun yang lalu :)
  6. irene

    Message Count:
    223
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Iya nih terakhir sih aku tambal ama dokternya dibilangin pakai yang putih saja ya karena jadinya sama seperti warna gigi, dan memang pakai laser seperti kata tomodachi..
    Temen saya tuh suaminya dokter (bukan dokter gigi sih) jadi dibilangin supaya jangan pakai yang hitam, karena takutnya masuk ke aliran darah, nanti kalo hamil bisa kena ke janinnya.
  7. Raisa

    Message Count:
    721
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Irene,

    Yang aku tau, orang hamil emang gak dianjurkan untuk tambal gigi.
    Usahakan sebelum hamil, gigi rapih, cantik tanpa bolong.
  8. mellisa_vs

    Message Count:
    39
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    mungkin <URL="http://www.kompas.com/kesehatan/news/0606/14/150609.htm">informasi dari kompas </URL> ini berguna :)

    thanks.
  9. mamiandrew Moderator

    Message Count:
    1.415
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    38
    Tadi cari2 masalah tambah gigi, ketemu artikel ini.
    Semoga bisa membantu :)

    <B><U>TAMBAL GIGI AMALGAM ATAU KOMPOSIT?</U></B>

    Saat ini tambalan amalgam yang sebetulnya mengandung merkuri sudah mulai tergantikan oleh tambalan komposit. Warna tambalan komposit persis warna gigi dan mudah dibentuk sehingga bisa mengikuti bentuk gigi yang ditambal. Pastinya tambalan yang dikeringkan dengan sinar laser ini jauh lebih aman dari amalgam.

    Kekurangannya? Tambalan komposit relatif lebih mahal ketimbang tambalan amalgam. Mungkin karena itulah tambalan amalgam hingga sekarang masih sekarang masih digunakan.

    <B>CEGAH LUBANG GIGI DENGAN FISSURE SEALENT</B>

    Datanglah ke dokter gigi dan minta dipasangkan fissure sealent (FS). Ini bukan sebuah alat atau benda tapi cairan antigigi berlubang. Bila dioleskan pada gigi akan memperkuat gigi dari serangan bakteri dan kuman yang bisa membuat gigi berlubang.

    Cara pemberiannya cepat dan sederhana. Setelah gigi dibersihkan, dokter akan mengoleskan FS pada gigi yang dikehendaki. Setelah itu dikeringkan dengan cara disinar dengan laser. "Boleh kok semua gigi diberi FS karena tidak akan ada efek negatifnya. FS juga aman dipakai untuk anak yang sudah memiliki gigi tetap." Sementara bagi anak yang giginya masih gigi susu bukannya tidak boleh. Hanya saja mengingat gigi susu akan tanggal, pengolesan FS akan mubazir padahal harganya cukup mahal yakni Rp75 ribu hingga Rp100 ribu untuk satu gigi.

    Sekalipun sudah memakai FS, bukan berarti gigi tidak akan berlubang 100%. "FS hanya mampu melindungi gigi 70%. Jadi supaya gigi tidak berlubang kita tetap harus merawat gigi dengan cara menggosok gigi sekurang-kurangnya 2 kali sehari." Juga rajin-rajinlah memeriksakan gigi ke dokter gigi 6 bulan sekali. "Saat kontrol itulah dokter akan memeriksa kondisi FS, apa masih layak pakai atau harus diganti baru."

    Selama memakai FS tidak ada pantangan kecuali menghindari makanan terlalu panas, keras, asam, lengket, atau setelah minum/makan makanan yang panas langsung minum/makan makanan yang dingin.

    Cara lain untuk membentengi gigi agar tidak berlubang adalah dengan meninggikan cerukan-cerukan yang terdapat pada gigi. "Dengan ditinggikan. otomatis saat menyikat gigi menjadi lebih mudah." Nah, karena tidak ada sisa-sisa makanan yang tertinggal otomatis tidak akan mengundang kuman dan bakteri datang untuk merusak gigi.

    <B>TIDAK ADA TAMBALAN SEUMUR HIDUP</B>

    Gigi yang sudah ditambal bukan berarti sudah aman. Karena faktor usia tambalan dan kurang baiknya perawatan gigi bisa saja tiba-tiba gigi yang tambalannya tampak masih bagus terasa sakit. Nah, jika sudah demikian tambalan harus dibongkar untuk dibersihkan dan diobati guna membunuh kuman, mengobati sakitnya, dan mematikan saraf pulpanya. Setelah bolak-balik melakukan rawat jalan, kurang lebih hingga 3 kali, baru ditambal permanen.

    Hal ini bisa terjadi karena ada peluang saliva (air ludah) dan kuman masuk ke dalam tambalan. Ada kebocoran sebesar jarum yang tipis saja, beberapa hari kemudian gigi kita akan sakit. Jika tidak ingin hal ini terjadi, kita harus rajin kontrol ke dokter yang akan melihat mana tambalan yang perlu diperbaharui atau sudah mengalami kebocoran.

    <I><SIZE="1">Sumber : Nakita</SIZE></I>

Share This Page