Waktu yang tepat untuk hamil lagi....

Discussion in 'Ibu hamil dan menyusui' started by mama_kesia, 14/6/07.

  1. mama_kesia

    Message Count:
    422
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Moms n doc,

    Sebenarnya jarak ideal untuk hamil yg kedua dan ketiga dst brp lama sih? Ditinjau dari efek psikologis ibu dan anak gimana?

    Ditunggu sharing dari moms disini.... kasih alasannya jg yah :wink1:

    Makasih sebelumnya
  2. yolan

    Message Count:
    492
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Nah, yang ini saya juga malahan mau ikutan nanya sih, soalnya saya sih pinginnya antara anak ke 1 dan ke 2 jaraknya gak terlalu jauh. Alasannya gini nih :
    1. Biar nyambung mainnya, jadi punya temen main antara anak pertama dan kedua.
    2. Lebih ngirit soalnya baju2, selimut, box bayi, stroller, dll nya masih bisa digunakan, kagak kadaluwarsa.
    3. Biar anak pertama gak cemburuan karena sudah terbiasa alias terlalu lama jadi anak tunggal. Ini pengalaman dari keponakan saya aja bisa cemburu liat saya punya anak Michelle, apalagi klo mamanya gendong2 Michelle tuh..hehehe...

    Nah, maunya sih setelah Michelle 1 tahun lah, biar jarak antara anak pertama dan kedua jadi 2 tahun gitu. Jadi nilai plusnya ada lagi nih. Biaya pendidikan gak terlalu berat. Klo usianya terpaut 3 th agak berat tuh, satu masuk SMP satu SMA dst, biaya pangkalnya khan gedhe.
    Bagaimana mnrt mom yang lain nih ?
    Oya, klo cecar apa boleh ya jarak 1 tahun terus hamil lagi ? Bahayakah ? Thx
  3. Raisa

    Message Count:
    721
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Nih.. daku sharing hasil obrolanku dengan dokter di klinik langganan, mengenai jarak kehamilan yang ideal atau disarankan oleh si dokter:

    Jarak ideal untuk hamil lagi adalah setelah anak berumur 2 tahun. Alasannya:

    1. Anak memiliki hak untuk mendapatkan ASI selama 2 tahun.
    (untuk menyakinkan aku soal ini, si dokter mengutip ayat dari kitab suci yang menjelaskan mengenai hak ASI untuk anak). Maaf gak ada maksud mau bawa bawa soal agama disini ya.

    2. Kalau anak masih minum ASI, terus ibunya udah hamil, akan susah memberikan ASI sewaktu hamil. Jadi, maksud si dokter hak anak untuk mendapatkan ASI sampai 2 tahun, bisa terganggu.

    3. Setelah 2 tahun, rahim kita memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan kembali normal, setelah mengembang akibat hamil yang lalu.

    4. Anak yang sebelumnya dilahirkan, sudah cukup besar dan pandai. Sehingga tidak akan sangat merepotkan ibu yang tengah hamil.

    5. Pas si baby lahir, anak yang dilahirkan sebelumnya akan berumur setidaknya 2 tahun 9 bulan atau 3 tahun lebih. Dia akan sudah dapat menjadi kakak untuk adiknya.

    Sebelum ngobrol dengan dokter ini, aku juga pernah berencana ingin hamil segera. Biar bisa gedein Raisa bareng, biar repotnya sekalian, selain emang saya menikmati masa2 hamil Raisa dulu.

    Tapi.. setelah dapat obrolan seperti itu, aku pikir, masuk akal juga tuh penjelasan dari dokternya. Jadi, aku mau tunggu sampai anak pertama 2 tahun dulu akh.................. bantuin doa ya biar progam ini berhasil. Amin.
  4. Raisa

    Message Count:
    721
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Yolan cantik,
    Diskusi mengenai hamil pasca caesar sudah pernah dibahas di <url]http://www.anakku.net/forum/search.php?searchid=5724</url]
  5. Bunda_Mytha

    Message Count:
    508
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
  6. nindita

    Message Count:
    51
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    anak saya udah 23 bulan, tapi kok kayaknya belom siap dech kalo punya adek, abis nempel mulu kemana aja saya pergi, sampe mo ke kamar mandi aja susah :laugh: tapi kalo sama anak kecil dia sayang banget, rela diapa-apain juga. ini yg bikin saya binggung, sebenernya dia siap gak punya adek? ada yg bisa kasih saran?
  7. yolan

    Message Count:
    492
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Moms, ini kebetulan ada artiket tantang jarak kehamilan. Nah, jadi musti ditimbang2 lagi nih klo mau hamil lagi dalam waktu dekat. Hehe *aku diketawain tuh pasti sama raisa*

    Atur Jarak Kehamilan Yuk !

    Selepas masa nifas (masa setelah melahirkan), yang
    rata-rata berdurasi 40 hari, hubungan intim sudah
    mungkin dilakukan. Secara fisiologis, kondisi alat
    reproduksi wanita sudah pulih. Tapi semuanya kembali
    pada kesiapan fisik dan psikis, terutama dari pihak
    wanita. Tiga bulan setelah melahirkan, wanita sudah
    bisa hamil lagi.

    Wanita yang melahirkan dengan jarak yang sangat
    berdekatan (dibawah 2 tahun) akan mengalami
    peningkatan resiko perdarahan pada trimester ke-3,
    placenta previa, anemia, ketuban pecah dini,
    endometriosis masa nifas, dan kematian saat
    melahirkan.

    Penelitian The Demographic and Health Survey,
    menyebutkan bahwa anak-anak yang dilahirkan 3-5 tahun
    setelah kelahiran kakaknya, memiliki kemungkinan hidup
    sehat 2,5 kali lebih tinggi daripada yang berjarak
    kelahiran kurang dari 2 tahun.

    Jarak kelahiran yang berdekatan juga dapat memicu
    pengabaian pada anak pertama secara fisik maupun
    psikis, yang dapat menimbulkan rasa cemburu akibat
    ketidaksiapan berbagi kasih sayang dari orang tuanya.

    Selain itu, pelepasan sel telur (ovulasi) sering
    mendahului peristiwa haid pertama kali (menarche) pada
    remaja yang masuk masa puber. Hal ini dapat
    menyebabkan kehamilan pada gadis remaja yang telah
    masuk ke dalam aktivitas seksual.

    Angka kehamilan dalam setahun pada wanita subur dengan
    aktivitas seksual normal berkisar 90%. Jadi
    perencanaan kehamilan sangat diperlukan untuk ibu dan
    juga untuk anak. Jangan sampai si anak merasa dan
    diperlakukan seperti anak yang tidak dikehendaki
    kehadirannya.

    Perencanaan kehamilan dapat dilakukan dengan berbagai
    metode kontrasepsi, yaitu sebagai berikut :

    1. Metode alamiah/pantang berkala/rhytmis
    Metode ini menggunakan masa tidak subur dalam siklus
    bulanan seorang wanita untuk berhubungan seksual,
    sehingga kehamilan pun dapat dihindarkan. Yang perlu
    diperhatikan adalah usia sperma dan ovum. Sperma dapat
    hidup dalam vagina sekitar 3 hari (antara 2-7 hari)
    dan sel telur/ovum sekitar 24 jam. Ovulasi terjadi
    13-15 hari sebelum menstruasi atau 11-13 hari setelah
    hari menstruasi terakhir pada wanita dengan siklus
    haid 28 hari. Maka periode tak aman terjadi pada 7
    hari sebelum ovulasi dan 3 hari setelah ovulasi.
    Hindari hubungan seksual selama periode tak aman.

    Adapun metode kalender seperti di atas dinilai kurang
    efektif karena adanya kecenderungan kesalahan
    perhitungan dan siklus haid yang kurang teratur, maka
    yang dinilai paling efektif adalah metode
    pascaovulasi. Salah satu cara dalam metode
    pascaovulasi adalah dengan metode symptothermal :
    &#8226; Lendir dan suhu tubuh diukur
    &#8226; Nyeri perut bagian bawah ditentukan (gejala/symptom)
    &#8226; Penggunaan efektif: hubungan seksual dapat dilakukan
    pada hari ke-4 setelah puncak kekentalan lendir dan 3
    hari setelah kenaikan suhu

    Angka kegagalan KB alamiah ini pada tahun pertama
    berkisar 20%. Dengan perhitungan secara tepat, angka
    kegagalan hanya 1-9%. Metode ini tidak mempunyai efek
    samping tetapi membutuhkan kerjasama dari pasangan.
    Metode ini bukanlah metode yang mudah untuk wanita
    dengan siklus tak teratur.

    2. Kontrasepsi hormonal
    Jenis kontrasepsi ini sangat banyak digunakan dan
    sangat beragam bentuknya, antara lain tablet/pil, obat
    suntik, patch transdermal, dan cincin transvaginal.
    Kontrasepsi oral dalam bentuk tablet/pil merupakan
    kombinasi dari estrogen dan progestin atau hanya
    mengandung progestin saja. Penggunaan jenis tablet
    tergantung kesesuaian dengan wanita tersebut. Ada
    beberapa saran dalam penggunaan kontrasepsi oral :
    &#8226; Diminum tiap hari pada waktu yang kurang lebih sama,
    sebaiknya diminum malam hari untuk kurangi efek mual
    &#8226; Bila terlewatkan 1 pil, keesokan harinya minum 2 pil
    sekaligus
    &#8226; Bila terlewatkan 2 pil, maka gunakan pencegahan cara
    lain (kondom)
    &#8226; Letakkan kemasan obat di tempat yang selalu terlihat
    Rifampisin (antibiotik yang sering digunakan untuk
    TBC) dapat mengurangi efektivitas pil KB. Patch
    transdermal mempunyai efektivitas sedikit diatas pil
    KB. Setiap patch transdermal digunakan selama 1
    minggu. Patch digunakan selama 3 minggu berturut-turut
    dan 1 minggu bebas untuk memungkinkan terjadinya
    perdarahan. Efektivitasnya sangat kurang pada wanita
    obesitas.

    Jika memakai cincin transvaginal, ring/cincin dipasang
    dalam 5 hari periode haid dan dilepaskan setelah 3
    minggu. Obat suntik mempunyai efektivitas yang lebih
    baik daripada obat pil. Pemilihan metode mana yang
    digunakan disesuaikan dengan kenyamanan si wanita.

    3. IUD/spiral
    IUD bekerja dengan cara mengganggu proses implantasi
    dan mencegah pembuahan. Efektivitas penggunaan selama
    1 tahun sama dengan pil. Efektivitas juga setara
    dengan sterilisasi. Angka kegagalan Levonogestrel
    device lebih rendah dibanding dengan copper device.
    Levonogestrel device dapat menurunkan jumlah darah
    mens dan dapat menurunkan kejadian dismenorrhea (nyeri
    haid). IUD dapat digunakan pada orang yang tidak boleh
    menggunakan pil, contohnya pada penderita kanker
    payudara. Namun IUD mempunyai efek samping, yaitu:
    kebocoran rahim dan abortus, kejang rahim dan
    perdarahan, menorrhagia, dan infeksi.

    4. Metode penghalang mekanis
    Dapat berupa kondom pria, kondom wanita, spermisida,
    diafragma plus spermisida, busa kontrasepsi, atau cap
    (sumbatan) servix. Kondom pria merupakan kontrasepsi
    yang efektif dengan angka kegagalan 3-4%. Umumnya
    selama setahun pertama pemakaian, angka kegagalannya
    cukup tinggi. Kondom pria ini dapat digunakan untuk
    perlindungan terhadap penyakit menular seksual.
    Efektivitasnya bertambah dengan pemakaian lubricant
    yang mengandung spermisida.

    Kondom pria dipasang sebelum penis kontak dengan
    vagina. Kondom dilepas harus saat penis masih ereksi
    dan dasar kondom harus ditahan supaya sperma tidak
    tumpah. Sekarang juga telah ada kondom wanita. Menurut
    informasi yang ada, keluhan-keluhan kekurangnyamanan
    pada pemakaian kondom pria ternyata hanya sedikit
    terjadi pada pemakaian kondom wanita. Kondom wanita
    mempunyai cincin di kedua ujungnya. Pada cincin yang
    tertutup, kondom dilapisi busa atau spons untuk
    menyerap sperma. Kondom dibuat dari bahan lateks yang
    antibocor dengan panjang 17 cm dan diameter 6-7 cm.

    Agar tidak mengganggu mood, kondom dapat dipasang
    sebelum berhubungan seksual, bahkan 8 jam sebelum
    berhubungan seksual. Berbeda dengan kondom pria yang
    hanya sekali pakai, kondom wanita dapat dipakai untuk
    beberapa ronde.

    Pada saat wanita memakai kondom, pria jangan memakai
    kondom secara bersamaan. Hal ini bisa menimbulkan
    gesekan hebat dan kesat yang menyebabkan kondom bocor
    dan mendorong kondom wanita ke dalam vagina. Pada
    penggunaan kondom wanita ini, jangan menggunakan
    lubrikan dari bahan minyak/petrolatum karena dapat
    merusak kondom. Setelah selesai berhubungan seksual,
    jangan banyak bergerak agar sperma tidak tumpah.

    5. Senggama terputus
    Merupakan cara termurah dan tanpa efek samping. Cara
    ini dengan menarik penis dari vagina sebelum terjadi
    ejakulasi. Tapi cara ini memerlukan disiplin yang
    tinggi dan pengendalian diri yang kuat. Kegagalannya
    berkisar antara 4%-19%.

    6. Abstinensia/ tidak melakukan hubungan seks
    Sasaran utamanya adalah kaum remaja. Kaum remaja
    diajak untuk bersikap &#8220;No&#8221; untuk berhubungan seksual.
    Dengan cara ini, penyakit menular seksual pun tidak
    akan hinggap.

    7. Sterilisasi
    Jika Anda tidak menginginkan kehamilan lagi maka dapat
    dilakukan sterilisasi. Sterilisasi dapat dilakukan
    baik pada pria maupun wanita. Sterilisasi pada pria
    disebut dengan vasektomi, yaitu dengan memotong vas
    deferens saluran spermanya. Perlu diketahui,
    sterilitas tidak segera terjadi oleh karena cadangan
    sperma yang berada di vas deferens kira-kira akan
    habis dalam waktu 3 bulan atau setelah 20 kali
    ejakulasi.
    Sterilisasi pada wanita disebut dengan tubektomi.
    Tubektomi yaitu pemotongan pada tuba uterina yang
    merupakan saluran keluar sel telur. Tubektomi dapat
    dilakukan segera setelah persalinan maupun di luar
    masa nifas.

    Agar tidak merepotkan di kemudian hari, sterilisasi
    dapat dilakukan tanpa memotong atau menghilangkan
    saluran sperma atau sel telur, yaitu cukup dengan
    mengikatnya, hingga sewaktu-waktu bisa dibuka kembali
    jika Anda ingin punya anak lagi.

    Silakan memilih metode mana yang Anda suka !

    Referensi :
    - Burkman RT: Rationale for new contraception methode.
    The Female Patient (Suppl). August 2002
    - Cunningham FG et al: Williams Obstetrics, 22nd ed.
    McGraw Hill, 2005
    - Intisari edisi khusus Healthy ual Life

    Widjanarko, Bambang. Ilmu Ginekologi Dasar. Bag.
    Obstetri Ginekologi FK Universitas Atma Jaya. Jakarta: 2006
  8. Nurulia Puspaningrum

    Message Count:
    47
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Dear Moms....


    Anakku Rara sekarang umurnya sudah 22 bulan... banyak yang menyarankan saya untuk lanjut untuk anak kedua... tapi jujur aja kok saya belum berfikir kesana ya Bun....
    pertama2 Rara itu termasuk anak yang aktif sekali, saya terkadang suka kewalahan nanganin dia, banyak kenalan saya yang sudah kenal Rara bilang kalau Rara itu... mukanya perempuan tp kelakuan dan tenaganya laki2.... :p
    Sampai2 waktu terakhir dia diopname gara2 kejang demam.... di koridor RS dia lari2an padahal lagi diinfus.... alhasil ayahnya ikut lari2an dgn kantong infus ditangannya
    Kalau nanti adiknya Rara seperti itu jg.... :confused: bagaimana ya...

    Makanya saya berfikir untuk menunggu sampai Rara berumur 4-5 tahun untuk berencana anak kedua....

    Moms... bener gak ya pemikiran saya ini? apa terlalu jauh perbedaan umurnya atau saya yang terlalu egois...
    sementara ayahnya Rara memberikan keputusannya kepada saya....

    bagi2 advisnya dong....


    Thanks

    Lia
  9. mellisa_vs

    Message Count:
    39
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Halo Mama Rara :) Salam kenal yah.
    Kayaknya Rara sama nih dengan anak pertama saya Yosua, sama sama aktif ;) Meskipun yang satu cewek yang satu cowok. Dan Yosua juga baru punya adek setelah usianya 6 tahun.

    Kalau menurut saya sih, menunda punya adek sampai usia anak 4-5 tahun bukan masalah egois yah, karena pasti ada pertimbangan dong. Kalau prinsip saya, lebih baik anak yang sudah lahir "dimatangkan" dulu daripada nanti terabaikan jika punya adik lagi. Misalnya: si abang sudah tidak perlu disuapi, atau dimandikan, atau diawasi full scara lagi suka lari2, panjat2, dsb.

    Semua memang ada untung ruginya sih. Ruginya punya anak dengan jarak usia yang lumayan jauh ya itu, kecemburuannya luar biasa deh. Namun bisa diatasi dengan memberi pengertian kepadanya.

    Jadi, jika umur masih muda, alias memungkinkan hamil lagi dalam waktu 4-5 tahun (kalau mama Rara berarti cuma perlu 2-3 tahun lagi ya?), menurut saya ya tidak apa-apa menunggu sedikit lagi. Gak terlalu jauh kok ma, toh dulu ada iklan KB menyarankan punya anak lagi setelah 5 tahun hehehe (masih ingat gak ya? ;) )

    Just an opinion from my experience.
  10. nimas

    Message Count:
    309
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    <COLOR="Blue"><FONT="Comic Sans MS">Salam kenal mbak Nurul.........
    Athaya juga umur 23 bulan...
    Bapaknya juga udah pengen nambah adik lagi buat Athaya.
    Sebenernya aku juga blom siap kalo hamil lagi, secara athaya juga super duper aktif.........
    Tapi mau kapan lagi, umurku jalan terus( kepala 3 ). kalo mau di tunda lagi kayaknya gak mungkin. akhirnya saya putuskan mulai proses bikin adik lagi....:p

    Sah-sah aja kok, kalo mbak nurul mau menunda kehamilan.
    Tapi mesti ngitung umur juga loh, kalo menurut mbak masih bisa untuk menunda....why not...</FONT></COLOR>
  11. afizr

    Message Count:
    8
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Salam kenal, aku new member.
    Menurutku, kesiapan itu tergantung kita. Apa yang terjadi di depan kita gak tahu. semua sudah diatur. Pengalaman rara yang harus diopname bisa jadi trauma tapi itu bukan penghalang. siapa tahu adiknya nanti sehat walafiat tanpa harus ke rs. yang penting kita selalu berusaha jadi yang terbaik dan berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hati. Asal gak terlalu dekat jaraknya. 3-5 tahun menurut saya waktu yang tepat untuk memberi adik lagi. Kalau khawatir ada sibling rivalry harus diantisipasi. sebagai orang tua kita harus bisa menyosialisasikan pada si calon kakak sedini mungkin. Kesiapan ibu sangat penting terutama untuk kesehatan ibu. Apakah kondisi organ reproduksinya cukup siap untuk hamil lagi? Untuk masalah kerepotan ngurusin anak, menurutku anak satu atau tiga sama repotnya. semua tergantung kita. Ada yang punya anak satu tapi nakalnya minta ampun. eh, ada yang punya anak 3 tapi anaknya penurut. Asal jarak kehamilan aman, menurut saya sudah bisa hamil lagi. yang penting kita siap atau tidak?
  12. Ratu Uswatun Chasanah

    Message Count:
    137
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
  13. Hardiono Pusponegoro Administrator

    Message Count:
    2.649
    Likes Received:
    11
    Trophy Points:
    38
    Location:
    Jakarta
    Dear Ratu...
    Kalo mau lihat artikel yang dimaksud bisa dicoba <URL="http://www.anakku.net/forum/showthread.php?t=444&highlight=hamil+setelah+caesar"><COLOR="Magenta">klik disini</COLOR></URL>

Share This Page