Jangan Sepelekan Infeksi Telinga

1

Suatu hari buah hati Anda tiba-tiba rewel, sambil sesekali memegangi telinganya. Ada apa ya?

Bayi atau anak yang tiba-tiba rewel dan sering memegangi telinganya, mungkin saja menunjukkan adanya infeksi pada telinganya. Jangan abaikan, karena bias fatal akibatnya, karena dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Sakit telinga pada anak-anak biasanya disebabkan radang telinga bagian tengah, yang dalam bahasa medisnya disebut sebagai otitis media. Radang telinga bagian tengah biasanya dialami oleh anak berusia di bawah 3 tahun (batita).

Akibat bakteri

Sebagian besar kasus  sakit telinga bagian tengah ini timbul setelah anak mengalami infeksi saluran pernapasan atas.. Bakteri berjalan menuju Tuba eustachius (saluran keluar dari telinga bagian tenah ke tenggorokan. Saluran ini juga berfungsi untuk menyeimbangkan tekanan antara telinga dan tenggorokan. Jika tuba ini membengkak akibat radang, maka cairan yang seharusnya keluar akan berkumpul  di telinga bagian tengah.

Kumpulana cairan tersebut menjadi tempat yang subur bagi berkembangnya bakteri atau virus. Lebih dari 85% sakit telinga saat kanak-kanak disebabkan oleh bakteri seperti Streptococcus pneumoniae.

Tuba eustachius pada anak lebih kecil dan posisinya lebih horizontal diabnding orang dewasa. Akibatnya telinga anak lebih rentan membengkak yang emmicu aliran balik cairan ke dalam telinga tengah.

Jika cairan tersebut terinfeksi maka akan memicu timbulnya radang telinga bagian tengah. Anak akan merasa nyeri pada selaput gendang telinganya yang membengkak. Inilah yang menyebabkan anak rewel.

Waspadai gejala

a. balita

  1. rasa sakit/nyeri setempat
  2. merasa ‘penuh’ pada telinga
  3. demam
  4. pendengaran menurun

b. pada bayi

  1. nafsu makan menurun
  2. rewel
  3. menangis, terutama saat berbaring
  4. menarik salah satu atau kedua telinganya

Penyebab lainnya

Jenis sakit telinga yang lain adalah pada saluran yang mengarah ke saluran keluar telinga. Biasanya disebut dengan ‘swimmer’s ear’, yang biasanya menyerang anak yang lebih besar.

Walau tuba eustachius bias tersumbat akibat batuk pilek, sumbatan ini juga isa disebabkan oleh aleri, radang sinus atau bahkan iritasi akibat asap rokok.

Pengobatan

Pemberian antibiotika akan meredakan gejala dalam waktu 5-10 hari. Pengobatan sepenuhnya harus berada di bawah pengawasan dokter. Namun pada radang telinga bagian tengah yang disertai efusi (terdapat timbunan cairan di dalam telinga bagian tengah) pengobatan cenderung memakan waktu lebih lama.

Penanganan yang terlambat dapat menyebabkan rusaknya selaput gendang telinga. Oleh sebab itu bila anak memiliki keluhan nyeri pada telinga disertai demam sebaiknya konsultasikan segera ke dokter THT anak.  Apalagi bila telinga anak mengeluarkan cairan, yang mungkin menandakan pecahnya selaput gendang telinga.

Share.

About Author

Dr. Ronny Soewento, SpTHT - Departemen Telinga Hidung Tenggorokan FKUI-RSCM Jakarta - Klinik Anakku Kelapa Gading Jakarta

  • Basrun

    apa penyebab air keluar dari telinga bayi yang baru berumur 30 hari