Kelainan bentuk rahim penyebab tidak subur?

3

rahim-warna.gifRahim wanita dewasa berbentuk seperti buah alpukat berukuran 7,5 x 5 x 2,5 cm. Namun sekitar 0,1-3% wanita memiliki bentuk rahim yang berbeda. Benarkah dapat menjadi salah satu penyebab tak subur?

Kelainan bentuk rahim, meski jarang, perlu diwaspadai pada beberapa kasus. Tentunya, tak semua kelainan bentuk rahim “mengancam”, sebagian dibiarkan saja karena tak mengganggu.

 

Rahim terbentuk saat bayi masih dalam kandungan, dan karena faktor yang belum diketahui, beberapa bayi memiliki bentuk rahim tidak sempurna. Ini disebut kelainan rahim bawaan. Misalnya rahim yang ukurannya kecil sekali, membentuk tanduk, bersekat, atau bahkan terbelah dua hingga membentuk dua rahim yang berukuran tak normal.

Kelainan bentuk rahim juga bisa terjadi ketika kita dewasa, kondisi ini diakibatkan adanya tumor atau massa yang terdapat di rahim seperti mioma atau polip.

 

rahim-bentuk.jpg

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana mengetahui kelainan ini?

Gejala tergantung dari tipe kelainan rahim.

  1. Tidak bergejala. Kelainan rahim sering kali tidak menimbulkan gejala atau tanda yang khas. Terkadang kelainan bentuk rahim ditemukan tidak sengaja saat operasi kandungan atau tindakan caesar.
  2. Gejala muncul saat tiba masa haid. Gejalanya seperti tidak haid sama sekali atau haid yang sangat sedikit atau tidak haid meski pernah haid sebelumnya (amenore sekunder). Kondisi ini terjadi pada wanita yang tidak memiliki rahim atau mereka yang memiliki rahim berukuran kecil. Pada kondisi kelainan tertentu, wanita tidak dapat haid dikarenakan tertutupnya selaput dara (hymen imperforata) atau liang vagina yang bersekat atau vagina yang tidak terbentuk (septum vagina atau agenesis vagina).
  3. Ibu bisa hamil namun keguguran berulang. Hal ini terjadi bila memungkinkan pembuahan namun tidak memungkinkan untuk tumbuhnya janin. Misalnya rahim yang bersekat dan si plasenta menempel di sekat yang tak memiliki cukup pembuluh darah untuk menyalurkan makanan pada si calon janin, adanya mioma yang menghambat penempelan plasenta, dan sebagainya.
  4. Persalinan prematur. Ruang rahim yang terlalu sempit bisa menyebabkan persalinan prematur, misalnya adanya miom atau sekat pada rahim.
  5. Pertumbuhan janin yang terhambat. Terkait dengan lokasi plasenta yang tidak mendapatkan aliran darah yang cukup.
  6. Kelainan posisi janin dalam kandungan. Misalnya pada beberapa kehamilan, bayi selalu sungsang atau selalu dalam posisi lintang.  
  7. Infertilitas atau tidak subur: Terjadi bila tidak memungkinkan pembuahan, misalnya tidak memiliki rahim, rahim tidak berhubungan dengan saluran telur. Kelainan bentuk rahim akibat mioma atau polip juga bisa membuat sulit hamil karena saluran telur terhalang oleh adanya mioma.

Mendeteksi kelainan rahim

Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kelainan bentuk rahim:

  1. Histerosalfingografi. Tindakan x-ray dengan memasukkan cairan kontras dalam saluran reproduksi membantu melihat bentuk rahim meski keakuratannya kurang, lagi pula tindakan ini agak kurang menyenangkan untuk si ibu. Pada kasus rahim berseptum atau rahim ”bertanduk” (bicornu) agak sulit dibedakan.
  2. Magnetic Resonance Imaging. Dapat melihat rongga rahim dan juga bentuk rahim. Lebih mahal dan tak semua rumah sakit menyediakan.
  3. USG tiga dimensi. Memberikan informasi bentuk rahim sama atau lebih baik dibanding MRI.

Kelainan bentuk rahim vs infertilitas

Tidak subur atau infertilitas 40% memang disebabkan faktor wanita, 30% faktor pria, dan sisanya karena faktor keduanya. Penyebabnya perlu diselidiki satu persatu namun perlu diingat, kelainan bentuk rahim bukanlah satu-satunya penyebab. Dan tidak semua kelainan bentuk rahim menyebabkan ibu tak subur.

Ada yang menyatakan posisi atau arah rahim tertentu menyebabkan gangguan kesuburan. Pada beberapa keadaan disarankan untuk melakukan koitus dengan posisi tertentu. Namun, sebenarnya hal ini tidak pernah terbukti secara medis menjadi penyyebab infertilitas.

Lalu, apa yang terjadi bila ibu dengan kelainan rahim ini hamil? Jawabannya tergantung dari kelainan yang terjadi. Pada beberapa kasus, pemantauan lebih ketat diperlukan ingá kemungkinan persalinan caesar karena kelainan letak janin.

Referensi:

  1. Behrman, Klingman. Arvin. Nelson textbook of Pediatrics WB Saunders Company USA, 1996
  2. William Obstetric. 2th edition, Cunningham MacDonald et al. Appleton & Lange, 2001 
Share.

About Author

  • sari

    bagaimana cara mengatasi agar rahim bisa normal dan bisa haid …. ??
    ada kah obat x ,,,

    • http://www.anakku.net octyvani

      dear Sari, penyebab tidak haid ada banyak sekali.. Secara umum dikelompokkan menjadi gangguan organ atau gangguan hormon. obatnya pun berbeda-beda. sangat disarankan agar Sari memeriksakan diri ke dokter kandungan, untuk mencari penyebabnya. Jika kelainan disebabkan pengaruh hormon, dokter kandungan akan memberikan obat-obatan bersifat hormonal untuk mengatasi masalah Sari.

    • http://www.anakku.net/ Anakku Magz

      dear Sari, penyebab tidak haid ada banyak sekali.. Secara umum dikelompokkan menjadi gangguan organ atau gangguan hormon. obatnya pun berbeda-beda. sangat disarankan agar Sari memeriksakan diri ke dokter kandungan, untuk mencari penyebabnya. Jika kelainan disebabkan pengaruh hormon, dokter kandungan akan memberikan obat-obatan bersifat hormonal untuk mengatasi masalah Sari.