Kulit saat hamil

0
[quote type=”center”]Hamil ?  Duh, senangnya..Tapi kok kulit jadi begini ya ? [/quote]

 

Saat hamil, sebagian wanita ada yang mengeluh mual hebat. Sebagian lainnya mengeluhkan kondisi kulitnya yang mendadak berjerawat, bergurat-gurat atau sering gatal. Hal ini karena saat hamil tubuh seakan-akan ‘mandi’ hormon sehingga bukan saja tubuh jadi ‘melar’ tetapi juga bisa terjadi perubahan pada kulit bahkan kuku dan rambut.

 

Perubahan apa yang bisa terjadi di kulit ?

Perubahan di kulit dapat dikelompokkan dalam 3 kategori, yakni :

  1. Kondisi ‘jinak’ akibat perubahan hormonal.
  2. Perubahan (bisa membaik atau menjadi lebih berat) pada kelainan kulit yang sebelumnya sudah ada, misalnya eksim, psoriasis, infeksi jamur, dsb.
  3. Gangguan kulit yang spesifik akibat kehamilan misalnya bintil-bintil yang sangat gatal, lenting-lenting berair yang umumnya memerlukan penanganan oleh dokter ahlinya.

 

image : simplehomemade.net

Perubahan apa yang paling sering muncul ?            

Tentunya masalah kulit akibat perubahan hormonal yakni pigmentasi, stretch mark, jerawat dan kelainan vaskuler. Meski tidak berbahaya, tetapi kerap menimbulkan frustasi karena mengganggu penampilan.

  1. Kloasma/melasma/mask of pregnancy ialah bercak pigmentasi di wajah yang dapat dijumpai pada hampir 50-70% wanita hamil khususnya pada tipe kulit coklat/gelap pigmentasi terutama di pipi, dahi, puting payudara, lipat ketiak, area kemaluan dan bagian tengah perut memanjang dari  dada ke kemaluan.
  2. Striae gravidarum/stretch mark ialah guratan-guratan memanjang dengan kulit yang relatif lebih tipis, di perut dan payudara. Pada tahap awal berwarna kemerahan nantinya kadang berwarna lebih pucat, meski tak jarang meninggalkan bekas kehitaman. Selain dipengaruhi efek hormon terhadap serat elastin penyokong kulit, kelainan juga terjadi secara fisik akibat kulit yang meregang.
  3. Kelainan kulit yang kerap dikeluhkan ialah muncul atau bertambah beratnya jerawat. Kulit cenderung berminyak mengkilap (pregnancy glow) karena rangsangan hormon terhadap kelenjar minyak. Selain itu dapat timbul benjolan-benjolan kecil bertangkai yang merupakan tumor jinak kulit, dan dikenal sebagai skin tags.
  4. Perubahan hormonal ini juga berdampak terhadap pembuluh darah sehingga dapat  dijumpai varises, titik merah dengan pembuluh darah halus tersusun serupa jari-jari (spider nevi)  dan kemerahan di telapak tangan. Perubahan pembuluh disertai adanya peningkatan volume darah, memudahkan cairan keluar sehingga memicu bengkak terutama di tungkai dan kaki.

Kadang-kadang terjadi perubahan pada kuku yakni tumbuh lebih cepat tetapi agak rapuh. Pada sebagian wanita rambut dirasa lebih tebal selama kehamilan, diikuti kerontokan beberapa waktu sesudah melahirkan. Kadang dijumpai munculnya bulu-bulu halus di wajah, tungkai atau punggung.

 

Apa yang bisa dilakukan ?

  1. Karena pajanan sinar matahari dapat memperberat pigmentasi maka sangat disarankan pemakaian tabir surya secara teratur.
  2. Pemanfaatan krim/lotion pelembab khusus untuk kulit perut.
  3. Bila tungkai cenderung bengkak, hindari posisi berdiri dan duduk berkepanjangan.

 

Kenapa kok lebih gampang gatal ?

kulit yang meregang sering menimbulkan gatal. Keluhan ini akan lebih nyata pada wanita yang memang berbakat atopik/alergik. Yang perlu diingat, usahakan untuk tidak menggaruk, karena sering meninggalkan bekas yang akan disesali nantinya.

Untuk mengurangi gatal hindari mandi air hangat dan gunakan sabun yang ‘lunak’.

 

Tips

  1. Bahagialah dengan kehamilan anda, karena kebahagiaan akan mengeliminir hamper semua keluhan.
  2. Perawatan (pembersihan dan pemeliharaan) kulit secara rutin jangan dilupakan. Sebagian dari ibu hamil sering merasa ‘malas’ dengan berbagai alasan.
  3. Bila ada keraguan tentang apapun produk yang akan dipakai selama kehamilan, jangan ragu untuk bertanya.
  4. Waspada bila keluhan gatal sangat hebat serta meluas ke lengan dan tungkai. Apalagi bila disertai keluhan mual, muntah atau kulit serta mata kuning. Meskipun jarang, ada beberapa kelainan yang perlu penanganan dokter segera .

 

Referensi :

  1. Tunzi M, Gray GR. Common Skin Conditions During Pregnancy. Diunduh dari http://www.AAFP.org/ AFP/ 20070115/211.HTML. January 15, 2007.
  1. The BabyCenter Medical Advisory Board. Itchy skin during pregnancy. Diunduh dari http://www.babycenter com /0_itchy-skin-during-pregnancy_9450.bc?showAll=true. July 2006.
  2. Brannon H. Skin Changes in Pregnancy. Diunduh dari http://dermatology.about.com/cs/pregnancy/ a/pregnancy_2.htm. March 23, 2007
Share.

About Author

Dr. Ari Muhandari Ardhie, SpKK - Spesialis Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Bekerja di RSAB Harapan Kita, Jakarta