Penis kecil, bisa dibesarkan?

Penis kecil, bisa dibesarkan?

peniskecil.jpgPertanyaan pertama yang sering ditanyakan orangtua setelah anaknya lahir adalah jenis kelaminnya dan pertanyaan berikutnya apakah normal, lengkap ataukah ada kelainan. Khususnya anak laki-laki, ada beberapa kelainan alat kelamin yang perlu diketahui orang tua, diantaranya adalah ukuran penis yang kecil, disebut mikropenis. Seberapa sering kelainan ini terjadi dan apakah bisa diobati?

 

Normal tidaknya alat kelamin anak laki-laki memang sering dipertanyakan para orang tua. Karena itu tidak jarang, begitu lahir bayi laki-laki sang ibu langsung bertanya kepada dokter, apakah alat kelamin anaknya lengkap. Artinya,mempunyai batang kemaluan (corpus penis), kepala kemaluan (glans penis), kantung zakar (skrotum) serta dua buah zakar (testis) di dalamnya.

Kapan anak disebut mempunyai mikropenis?

Penis anak laki-laki saat lahir berukuran panjang minimal 2,5 cm. Saat umur 6 bulan, panjangnya minimal 3 cm dan akan terus bertambah sesuai umur. Dokter sudah memiliki tabel ukuran penis yang normal. Anak dikatakan memiliki mikropenis bila ukurannya kurang dari nilai baku (standar) atau -secara definisi- bila ukurannya kurang dari 2,5 SD (nilai baku statistik). Perlu diperhatikan bahwa yang dikatakan mikropenis yaitu penis dengan bentuk normal, tetapi kecil dan tidak disertai kelainan lainnya.

Apabila anaknya gemuk, penis yang normal akan tampak kecil karena penis terbenam di dalam lipatan lemak. Semakin gemuk anak semakin tebal lipatan lemak tersebut sehingga penis akan tampak semakin kecil. Penis yang dikeluhkan orang tua biasanya mengenai ukuran penjangnya saja. Sebenarnya, selain dimensi panjang, diameter penis perlu diperhatikan juga apakah normal atau tidak.

Apakah mikropenis sering dijumpai?

Sebetulnya dari literatur, mikropenis dapat ditemukan pada 0,6 % di antara semua anak-anak. Namun di Indonesia karena masalah penis sering dikaitkan dengan mitos yang salah dan agak tabu dan malu diungkapkan, sulit didapat data yang pasti dan sering juga masalah alat kelamin ini malah dibawa berobat ke tempat yang salah.

Apa penyebab mikropenis?

Ada beberapa penyebab mikropenis antara lain kelainan hormon, sindrom-sindrom tertentu yang berkaitan dengan kelainan bawaan, kelainan susunan saraf pusat sampai penyebab yang tidak diketahui (idiopatik). Mikropenis ini tidak diturunkan, jadi tidak ada faktor penentu genetik untuk mikropenis.

Apa saja komplikasi mikropenis?

Komplikasi mikropenis dibagi atas komplikasi medis dan psikologis. Komplikasi medis bisa berupa masalah hormon tergantung dari penyebabnya atau dari efek pengobatan hormon yang berlebihan, apabila diobati oleh yang tidak mengerti. Sedangkan komplikasi psikologis bervariasi dari yang paling ringan yaitu gangguan male sexual role sampai berlanjut ke dewasa seperti penolakan untuk hubungan seksual.

Apakah mikropenis perlu dan bisa diobati?

Mikropenis perlu dan bisa diobati. Bila mikropenis tidak disertai kelainan bawaan lain (mikropenis murni), terapinya sangat sederhana yaitu dengan obat hormon testosteron suntikan tiap 3-4 minggu sebanyak empat kali. Tidak dianjurkan lebih lama dari itu dan tidak dianjurkan memakai obat minum karena efek sampingnya lebih banyak. Dengan dosis yang tepat, penis akan bertambah ukurannya. Jika pengobatan tidak berhasil, perlu dicari apa penyebabnya. Ada satu jenis mikropenis yang bisa diobati dengan salep krim dehidrotestosteron yaitu pada anak yang kekurangan hormon 5 α reduktase. Jenis kelainan ini khas karena disertai kelainan bentuk penis (hipospadia) dan harus dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium.

Bila anak berusia lebih dari 6 bulan saat didiagnosis mikropenis, tidak lagi diperlukan pemeriksaan hormon, langsung dapat diberi obat kecuali mikropenis yang disertai komplikasi (misalnya anak dengan mikropenis dan tidak punya testis atau penisnya sangat kecil).

Terapi mikropenis harus dilakukan oleh ahli hormon/endokrin anak. Pengobatan akan efektif bila diberikan sebelum selesainya masa pubertas. Biasanya dilihat dari umur tulang atau ukuran testisnya. Lebih baik lagi pengobatan diberikan bila anak masih kurang dari usia 6 bulan.

Mikropenis tak dapat diperbaiki dengan operasi karena operasi bukan untuk membesarkan penis tetapi untuk memperbaiki kelainan penis.

Perhatian

  1. Mikropenis adalah masalah anak yang umum dan sering dijumpai
  2. Pastikan sedini mungkin apakah anak laki-laki termasuk mikropenis dengan pengukuran yang benar
  3. Periksakan ke tempat yang benar atau konsultasi ke dokter anak saat baru lahir atau konsultasi rutin
  4. Jika sudah terdiagnosis, pengobatannya juga mudah dan relatif tidak mahal.