Cerita tentang anak dan keluargaku

celoteh dito : knp kalo kita mimpi buruk, susah bangunnya ya
Oleh ewi74 pada Fri, 11/07/2008 - 09:33.
Hamil lagi?
Oleh weni pada Sat, 10/25/2008 - 18:04.
Work at home mom
Oleh Key pada Wed, 08/13/2008 - 15:20.Hi moms, diantara moms disini pasti ada yg bekerja di rumah kan.. boleh minta sharenya dong mbagi waktu antara pekerjaan rumah (ngurus anak, suami, rumah, de el el) dengan side jobnya :rolleyes:.
Oh ya sekalian jadwal u mengatur waktunya ya...
Thks banget ya moms..:)

ashtagfirullahal'azim ayah belum pulang juga
Oleh bundanuzula pada Wed, 08/13/2008 - 06:35.ceritanya terjadi senin kemarin
biasanya siayah dalam seminggu pulang larut malam cuma 1 hari yaitu kamis.
nah senin kemarin siayah adakerjaan yang gak bisa ditunda, terus pulangnya mundur sampe jam 12.
pas jam 8malam, nuzula nanya ke saya
nuzula : bun kok ayah beyum pulang?
bunda : ayah ada kerjaan tambahan dikantor jadi pulangnya telat.
nuzula : atapiyulahazim (ashtagfirullahal'azim) siayah pulang malam.
bunda : kan ada bunda jadi kita bobo' ber2an ya
sekitar jam 9 malam opanya nuzula nelpon, lagi2 nanya si ayah, saya bilang dia lembur, tiba2 nuzula nyeletuk lagi atapiyulahazim, saya kaget ... sampe siopa nanya penasaran, emang artinya apa? jawab nuzula : taget(kaget) klo si ayah gak pulang, makanya opa gak usah tanya lagi ya :022:
*opa langsung ketawa ngakak:biggrin:*
________________
[COLOR="Blue"]fitri_bundanuzula[/COLOR] :)

B*g*ooooo
Oleh Nyoen pada Mon, 08/11/2008 - 03:31.Moms mau cerita nih, bukan cerita yg menyenangkan tapi.
Seminggu cuti, saya full spend waktu dengan anak2. Memulai MPASI untuk Biyu, mengamati dan membimbing perkembangan Byan. Sangat melelahakan, tapi semua itu terbayar dengan pengalaman berharga. Mendapati begitu banyak perkembangan Byan, ada yg positif tapi negatifnyapun banyak.
Yang paling menggangu adalah, ungkapannya bila marah dan kebiasaan memukul.
Byan sering sekali marah pada Ayah karena tidak terima di handle ayah yg coba membantu Bunda. Kalau sudah begitu dengan berang Byan teriak 'Ayah b*goooo, aku benciiiii' Karuan sang Ayah kaget dan sedih. Penolakan disertai makian dari Batitanya:20: Berkali kami bujuk Byan untuk minta maaf, tapi Byan menolak dan tidak perduli. Di ancam untuk tidak diajak ayah jalan-jalan juga cuek.
Pernah sekali Byan juga marah pada saya dan melontarkan kalimat yang sama, tapi dengan satu ancaman dengan gaya merajuk Bunda Byan tergesa minta maaf sambil merayu.
Belum lagi kebiasaan memukul. Byan sudah tidak pernah memukul Biyu, tapi sekarang memukul anak lain. Tidak mau disuruh minta maaf, dan tidak mempan diancam. Tapi kalau bunda yg di pukul, Byan segera minta maaf sambil mencium dan merayu.
Pelajaran yang saya dapat adalah, sebenarnya Byan menyadari perilaku negatifnya dan ia merasa sah-sah saja berprilaku demikian jika marah. Tidak mau minta maaf pada Ayah dan anak lain karena ia merasa 'tidak butuh' Bunda disini, aku hanya butuh Bunda:68:
PR buat saya, menanamkan rasa empati pada Byan, membuatnya menyadari bahwa ia membutuhkan orang disekelilingnya seperti ia membutuhkan Bunda.
Semoga bermanfaat:)

Dari Forum Sebelah Neeh..............
Oleh Ayah Khaleef pada Thu, 08/07/2008 - 04:58.[B][COLOR=black][FONT=Verdana]menggaji papa...[/FONT][/COLOR][/B][COLOR=black][/COLOR]
[CENTER][CENTER][COLOR=black][/COLOR][/CENTER][/CENTER]
[COLOR=black][FONT=Verdana]>Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya,Sarah, putra pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
>
>"Kok, belum tidur ?" sapa Andrew sambil mencium anaknya.
>
>Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
>
>Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, "Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"
>
>"Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?"
>
>"Ah, enggak. Pengen tahu aja" ucap Sarah singkat.
>
>"Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam
>dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja.
>Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?"
>
>Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi.
Ketika Andrew beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya. "Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp.40.000,- dong" katanya.
>
>"Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur" perintah Andrew
>
>Tetapi Sarah tidak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian,
>Sarah kembali bertanya, "Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?"
>
>"Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah".
>
>"Tapi Papa..."
>
>Kesabaran Andrew pun habis. "Papa bilang tidur !" hardiknya mengejutkan Sarah. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.
>
>Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya.
>
>Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andrew berkata,
>"Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih" jawab Andrew
[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][/COLOR]
[COLOR=black][/COLOR]
[COLOR=black][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]>"Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini".
>
>"lya, iya, tapi buat apa ?" tanya Andrew lembut.
>
>"Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga.Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa" kata Sarah polos.
>
>Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu
>erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan
>harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk "membeli" kebahagiaananaknya.[/FONT][/COLOR]
[COLOR=black][FONT=Verdana]__________________
No body is perfect... [/FONT][/COLOR]
:i love anakku::i love anakku:


