Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Sinbiotik

0

Bagi bayi, saluran cerna merupakan “pintu masuk” utama bagi kuman, oleh karenanya diperlukan perlindungan optimal. Daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit dan alergi tergantung ketahanan usus terhadap berbagai zat asing yang masuk.

Sinbiotik, ‘benteng’ terbaik

Komposisi mikroflora usus amat penting dalam pembentukan daya tahan
tubuh. Perangsangan flora usus dengan prebiotik merupakan cara efektif
untuk meningkatkan sistem imun daripada hanya menambahkan probiotik
untuk ekosistem mikroflora di usus. Artinya, prebiotik dan probiotik
harus ada.

Peran probiotik dan prebiotik dalam meningkatkan daya tahan tubuh

 

  • Meningkatkan sistem kekebalan saluran cerna hingga melindungi si
    kecil dari infeksi dan alergi. Penelitian menunjukkan campuran
    prebiotik GOS dan FOS dapat mengurangi resiko alergi pada bayi di bawah
    6 bulan.
  • Menghambat pertumbuhan bakteri jahat dengan cara mencegah kuman “jahat” menempel pada dinding usus.
  • Menciptakan lingkungan asam hingga kuman “jahat” tak bisa tumbuh.
    Dalam penelitian, Bifidobakteri akan meragi FOS, suatu prebiotik, dan
    menghasilkan bahan bersifat asam antara lain asam lemak rantai pendek
    yang meningkatkan integritas dinding usus, dan akhirnya merangsang
    pertumbuhan kuman “baik”
  • Memproduksi zat antibakteri.
  • Merangsang sistem daya tahan tubuh baik selular maupun humoral.
  • Melancarkan pencernaan dengan memproduksi berbagai enzim pencernaan dan vitamin.
  • Penelitian menunjukkan bahwa pemberian sinbiotik mempengaruhi
    daya tahan di jaringan selaput lendir termasuk selaput lendir saluran
    reproduksi, saluran pernapasan, kulit, dan saluran hidung. Misalnya,
    strain Bifidobakterium dan Laktobasilus yang telah banyak diteliti
    sebagai terapi dan atau pencegahan eksim/dermatitis pada bayi dan anak.

 

Share.

About Author