[quote type=”center”]Virus adalah penyebab utama demam pada anak.[/quote]
 
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]U[/dropcap]mumnya virus menimbulkan gejala yang ringan. Infeksi yang lebih serius diakibatkan oleh virus yang lebih berbahaya atau infeksi bakteri (sangat jarang). Antibiotik hanya diberikan pada mereka yang mengalami infeksi bakteri.
Pengukuran suhu tubuh dapat dilakukan pada ketiak, dubur ataupun mulut dengan menggunakan thermometer raksa ataupun thermometer digital. Sebenarnya, tangan ibu adalah indikator yang cukup peka untuk menyatakan anak demam.
Pada anak-anak, umumnya demam tidak dapat digunakan untuk menilai berat ringannya penyakit. Lebih baik lihat kondisinya secara umum, misalnya aktivitas, nafsu makan, dll.
Apa yang harus dilakukan?

Demam meningkatkan kebutuhan metabolisme, oleh karena itu penanganan demam dimulai dengan mengembalikan nutrisi serta cairan yang hilang. Berikan  banyak minum, ciptakan lingkungan yang nyaman, dan kenakan pakaian yang nyaman. Menurunkan panas dengan mengompres hanya menurunkan panas di kulit, menimbulkan rasa tidak nyaman dan menggigil. Air dingin atau alkohol tidak boleh digunakan karena mengganggu penguapan, sedangkan alkohol dapat terserap tubuh dan menimbulkan keracunan.
Upaya penanganan awal demam tanpa menggunakan obat-obatan umumnya cukup efektif pada demam yang tidak terlalu tinggi. Pemberian obat-obatan dimaksudkan untuk menurunkan suhu tubuh sehingga anak merasa nyaman. Namun perhatikan dosisnya, jangan sampai berlebihan. Obat-obatan yang kerap diberikan ialah Asetaminofen atau Ibuprofen setiap 6 jam.
Apakah tanda risiko tinggi ?

  • Demam pada bayi < 3 bulan
  • Menangis dengan nada tinggi (melengking)
  • Menolak makan ataupun minum
  • Memuntahkan semua makanan dan minuman
  • Kejang
  • Sulit bernapas
  • Tidak sadar
  • Nyeri kepala, leher, perut, atau telinga
  • Tampak sakit berat
Penting buat orang tua :
  1. Penting buat orang tua
  2. Demam merupakan gejala, bukan penyakit
  3. Demam tidak selalu harus diukur secara tepat
  4. Orang tua harus memperhatikan kenyamanan anak
  5. Demam akan timbul hingga penyakit yang melatarbelakangi sembuh
  6. Gunakan istilah pengobatan demam dan bukanlah kontrol demam.
Risiko Terjadinya penyakit yang serius Risiko rendah Risiko Menengah Risiko Tinggi
Warna
  • Normal
  • Pucat
  • Pucat, biru
Aktivitas
  • Dapat Merespon sesuai dengan perkembangannya
  • Dapat tersenyum
  • Sadar atau dapat bangun dengan cepat
  • Menangis kuat
  • Tidak dapat Merespon sesuai dengan perkembangannya
  • Bangun hanya dengan stimulasi yang lama
  • Aktivitas berkurang
  • Tidak tersenyum
  • Tidak dapat merespon nyeri
  • Tidak dapat dibangunkan
  • Menangis lemah, bernada tinggi atau terus menerus
Hidrasi
  • Mata dan kulit normal
  • Mukosa mulut lembab
  • Mukosa mulut kering
  • Anak tidak mau makan
  • Tidak Buang air kecil
  • Menurunnya turgor kulit
Lain-lain
  • Demam > 5 hari
  • Bengkak di lengan atau kaki
  • Tidak dapat berdiri atau menggunakan organ gerak
  • Kejang
  • Muntah berwarna hijau

Referensi:

  1. Walsh, AM and Edwards, Management of childhood fever by parents: literature review. Journal of Advanced Nursing 2006;54:217-227.
  2. Richardson M, Lakhanpaul M. Assessment and initial management of feverish illness in children younger than 5 years: Summary of NICE Guideline. BMJ 2007;334;163-4
  3. Avner JR. Acute Fever. Peds in Rev 2009;30;5-13
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version