[box type=”info”]Dear DR. Tjhin,
Dok, anak saya tergolong anak yang susah untuk diam. Dan karena laporan guru sekolahnya, akhirnya kami membawanya berkonsultasi dengan dokter anak. Dikatakan bahwa anak saya kemungkinan tergolong anak hiperaktif, dan diduga tergolong Asperger. Mohon penjelasan, apakah Asperger itu DOK? Terima kasih.
Susan HG, Jakarta Selatan[/box]
issuu-maret-2013_Page_1
Sindrom Asperger merupakan bentuk gangguan perkembangan yang termasuk dalam kelompok gangguan perkembangan pervasif (Pervasive Developmental Disorders) atau sering disebut sebagai Autistic Spectrum Disorders (ASD).
Gangguan perkembangan pervasif adalah sekumpulan gangguan yang secara umum ditandai dengan keterlambatan dan gangguan dalam berbahasa, berkomunikasi, gangguan dalam fungsi social serta perilaku yang stereotipik (dilakukan berulang-ulang dan menetap).
Anak-anak dengan gangguan perkembangan pervasive biasanya memiliki minat yang sangat terbatas dan tidak umum. Mereka tidak menyukai perubahan dan tidak memberikan respons yang memadai terhadap lingkungannya. Gangguan ini mengenai berbagai area perkembangan, bermanifestasi sejak dini yaitu sebelum usia 3 tahun dan menyebabkan gangguan fungsi yang menetap.
Anak-anak dengan Asperger sering tidak mendapat penanganan dengan tepat karena pengetahuan tentang gangguan ini—bahkan di kalangan professional—masih sangat sedikit. Selain itu, sepintas tidak ada yang membedakan anak dengan gangguan ini dengan anak lainnya. Keluhan mulai muncul ketika anak mulai bersekolah. Mereka sering dicap sebagai anak yang membangkang, tidak mau menurut, dan bahkan sering mendapat hukuman.
Saran saya, pastikan apakah memang putra Ibu benar sindrom Asperger dan jika memang benar, ada terapi yang akan dijalani oleh putra Ibu. Memang tiada kata ‘sembuh’ namun dengan terapi yang tepat anak bisa hidup mandiri, bekerja dan berkeluarga, meskipun mungkin tetap berada di luar mainstream.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version