Refluks gastroesofagus (RGE) adalah masuknya isi lambung ke esofagus (kerongkongan) tanpa disadari. Bila isi refluks keluar melalui mulut disebut sebagai regurgitasi (gumoh). Walaupun sebagian besar bayi normal mengalami RGE, tetapi regurgitasi yang berlebihan baik frekuensi maupun volume, perlu diwaspadai suatu RGE yang tak normal.
Apa gejala RGE?
Asam lambung bisa menyebabkan kerusakan dinding esofagus (esofagitis) atau penyakit RGE. Gejalanya anak rewel, menolak minum atau makan, muntah disertai bercak darah, dan tubuh kurus. Semua gejala ini dapat ditemukan pada penyakit RGE.
Bagaimana mendiagnosis RGE ?

Dokter menetapkan diagnosis RGE melalui pemantauan keasaman (pH) esofagusyang disebut pH-metri. Saat ini, pH-metri dianggap metode paling dipercaya (baku emas). Selain tidak invasif, pemantauan dengan ph-metri dilakukan dalam 24 jam sesuai aktivitas sehari-hari, sehingga hasil yang diperoleh menggambarkan keadaan sebenarnya. Esofagus dengan pH<4 lebih dari 5% selama 24 jam menunjukkan adanya RGE yang tak normal. Selain itu, pH-metri juga dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil pengobatan.
Apa yang dilakukan saat pemantauan pH esofagus?
Anak tidak memerlukan persiapan khusus (infus, puasa) dan pembiusan (umum dan lokal) Selama pemantauan, pasien dirawat inap (24 jam)
Teknis pemantauan
Alat: kateter (selang) sangat kecil dengan elektroda pada ujungnya dihubungkan dengan alat pencatat data yang dapat merekam pH esofagus.
Kateter dimasukkan ke dalam esofagus melalui hidung sampai posisi elektroda pada sepertiga bawah esofagusPosisi elektroda dipastikan dengan bantuan pemeriksaan radiologi (fluoroskopi).
Selama pemantauan, anak dapat melakukan aktivitas normal sehari-hari dan orangtua mencatat semua aktivitasnya. Pemantauan berlangsung selama 24 jam
Informasi yang diperoleh
Dengan pemeriksaan ini, akan didapatkan informasi tentang berapa kali anak mengalami RGE dalam sehari, berapa banyak yang berlangsung lebih dari 5 menit, waktu terlama suatu RGE, dan
indeks fefluks (yaitu suatu persentasi durasi pH esofagus yang < 4,0). Semua ini akan menentukan ada tidaknya dan berat ringannya RGE yang tidak normal.
 
 
Referensi :

  1. Vandenplas Y. Diagnosis and treatment of gastro- esophageal reflux disease in infant and children. J Gastroenterol and Hepatol 2000;18:593-604.
  2. Nelson SP, Chen EH, Syniar GM, Christoffel KK. Prevalence of symptoms of gastroesophageal reflux during infancy. Arc Pediatr Adolesc Med 1997;151:569-72.
  3. Hegar B, Vandenplas Y. Investigation of regurgitation and other symptoms of gastroesophageal reflux in Indonesian infans. World J Gastroenterol 2004;10:1795-7.
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version