[quote type=”center”]Bunda yang baru melahirkan, tidak hanya lelah karena harus mengantisipasi semua kebutuhan bayi barunya, tapi biasanya juga kekurangan tidur.[/quote]
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]K[/dropcap]urangnya waktu istirahat atau tidur dapat mengakibatkan berbagai efek negatif seperti ceroboh, kurang konsentrasi, sulit membuat keputusan (bahkan untuk hal yang sepele), dan sulit menahan emosi.
Dari sisi kesehatan, kurang tidur dapat mempengaruhi sistem imunitas Bunda dan membuatnya jadi mudah sakit. Selain itu, Bunda juga akan cenderung makan lebih banyak sedangkan metabolismenya melambat, hal-hal ini adalah resep jitu untuk membuat Bunda menjadi lebih gemuk. Jika demikian, Bunda akan lebih sulit lagi nantinya untuk menurunkan berat badan ke ‘zona normal’.
tidur
Apa yang bisa dilakukan Bunda agar bisa menghindari hal-hal tersebut? Berikut beberapa tipnya :

  • Antisipasi bangun di malam hari.Usahakan untuk tidur lebih cepat dengan pemikiran bahwa Bunda akan bangun di malam hari untuk menyusui atau mengganti popok si kecil. Jangan dibiasakan tidur larut malam dengan harapan bayi sudah tidur nyenyak, karena jika ia bangun, maka Bunda malah merasa lebih lelah karena belum cukup tidur.
  • Tidurlah saat bayi tidur.Nasihat yang sering diberikan oleh orangtua kita ini tak lekang dimakan waktu. Itu adalah saat yang tepat bagi Anda dan si bayi untuk mengistirahatkan diri.
  • Mengejar waktu tidur di akhir minggu. Akhir minggu adalah saat  yang pas untuk meminta Ayah menjaga bayi saat Bunda menikmati istirahat lebih. Atau bisa juga dengan meminta pengasuh mengurus si kecil cukup lama agar Bunda dapat tidur nyenyak.
  • Waspadai bayi yang terlalu sering bangun malam. Bukan hal yang aneh jika bayi Anda bangun sampai 6 kali setiap malamnya. Butuh waktu 3 – 6 bulan bagi bayi untuk dapat menemukan ritme tidur yang sesuai. Namun waspadai jika dalam jangka waktu tersebut tidak terlihat perubahan berarti dalam ritme tidurnya. Kemungkinan bayi mengalami sleeping disorder, segera bawa ia ke dokter anak.
  • Santailah sebelum tidur. Bukan hanya bayi Anda yang butuh memiliki ritual seperti mendengarkan lagu, dibacakan cerita atau pelukan hangat sebelum bisa tertidur. Bunda pun memerlukan ritual sendiri! Jangan langsung tidur setelah membereskan rumah atau mainan si kecil, bacalah buku kegemaran Anda atau dengarlah lagu yang membuat Anda mengantuk,. Semua ini dapat membantu Bunda tidur lebih nyenyak.

Referensi :

  1. Sleep Deprived No More: From Pregnancy to Early Motherhood — Helping You & Your Baby Sleep Through the Night, Jodi A. Mindell, PhD, Profesor Psikologi dari St. Joseph’s University, Philadelphia, US.
  2. Moms and Sleep Deprivation, R. Morgan Griffin diriview oleh Brunilda Nazario, MD, www.webmd.com.
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version