[pullquote]Ada yang kurang bukan berarti tak bisa diperbaiki. Metode tanam benang menjadi solusi ketika ingin mengoreksi demi menyempurnakan penampilan.[/pullquote]
Wanita dan kecantikan ibarat dua mata koin yang tak terpisahkan. Ibarat batu mulia yang semakin diasah semakin berkilau. Kecantikan juga tak akan pernah sempurna tanpa adanya sentuhan. Segalanya membutuhkan upaya dalam mempertegas kecantikan agar lebih menonjol.
Tren yang tengah mengemuka belakangan ini adalah metode threadlift atau lebih dikenal dengan istilah tanam benang. Bagi kebanyakan wanita yang berada di perkotaan threadlift sudah cukup popular. Cara ini banyak dijadikan pilihan karena prosesnya yang relatif singkat dan tak harus menempuh jalur operasi.
Apa itu threadlift?
Tanam benang merupakan metode baru dalam merawat kecantikan dengan menanamkan benang pada bagian wajah tertentu yang diinginkan. Misalkan seseorang ingin meniruskan pipi, memancungkan hidung, membentuk dagu V-shaped, menghilangkan kantong mata dan lain sebagainya.
Threadlift bisa dilakukan di hampir semua bagian wajah, dan segala usia. Sebaiknya threadlift dilakukan mereka yang berusia di atas 25 tahun, dimana kondisi kulit sudah mulai mengalami pengenduran. Sementara pada usia di atas 50 tahun, efek threadlift sudah mulai tidak signifikan. Karena pada usia ini tingkat kekenduran kulit sudah lanjut selain lapisan lemak di bawah kulit mulai menipis.

Prosedur threadlift                 
Mengenai prosedur dalam melaksanakan threadlift ada beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh dokter estetika. Pada mulanya wajah akan dianalisa. Selanjutnya akan dilakukan dokumentasi dan wajah dibersihkan. Pada tahap berikutnya dokter akan mulai melakukan anestesi sebelum proses tanam benang. Waktu yang diperlukan untuk threadlift berkisar 1-1,5 jam.
Terkait prosedur threadlift, yang perlu diketahui adalah jenis benang. Ada berbagai jenis dan ukuran benang tergantung dari fungsinya masing-masing. Namun, secara umum ada 2 jenis benang yang paling sering digunakan :

  1. Benang bergerigi. Bermanfaat untuk bisa menarik kulit yang kendur ke arah atas.
  2. Benang polos. Merupakan jenis benang yang ditanam dibawah kulit untuk membentuk jaringan fibrinogen dan kolagen pada area sekitar benang.

Adapun untuk jumlah benang yang diperlukan untuk setiap bagian wajah akan berbeda-beda. Semua tergantung pada tingkat kekenduran, ketebalan otot, bentuk tulang rahang, serta harapan si pasien tersebut. Jadi dalam hal ini konsultasi dengan dokter berpengalaman perlu dilakukan sebelum  memutuskan melakukan treatment threadlift.
Jangka tahan
Bagi Anda yang tertarik untuk mencoba threadlift, perlu mempertimbangkan  kemampuan benang yang dipakai untuk mempertegas bagian wajah yang diinginkan.

  1.  Benang bergerigi. Memiliki daya tahan 3-5 tahun. Benang ini akan bertahan selama 8-12 bulan di bawah   kulit selanjutnya benang-benang tersebut akan hancur dan terserap dengan sedirinya.
  2. Benang polos. Memiliki daya tahan 8-12 bulan. Pada 3-6 bulan, benang ini akan bertahan di bawah kulit dan selanjutnya benang-benang ini akan hancur dan terserap dengan sendirinya.

Risiko dan komplikasi
Sekecil apapun tindakan selalu memiliki risiko, demikian pula dengan threadlift. Disini risiko ataupun komplikasi yang ditimbulkan dari tindakan threadlift umumnya hampir sama pada semua usia. Beberapa gejala yang akan muncul diantaranya adalah: bengkak, lebam, nyeri, benjolan-benjolan kecil dengan ukuran1-2 mm pada bekas penusukan benang yang akan hilang dalam beberapa hari.
Nah, bagaimana setelah Anda membaca ulasan threadlift? Apakah Anda tertarik mencoba? Konsultasikan keinginan ini dengan dokter estetika

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version