[quote type=”center”]Duh, ASI-ku cukup nggak ya. Si kecil netek hanya sebentar, lalu tertidur….[/quote]
 
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]M[/dropcap]ungkin keluhan seperti ini tak jarang didengar. Meski ada yang mengatakan bahwa ASI akan selalu mencukupi, tetap saja ada bayi yang tidak mendapat cukup ASI hingga si kecil bisa jatuh dalam kondisi kekurangan gizi atau dehidrasi. Tentunya hal ini sangat jarang terjadi pada anak yang minum ASI.
ASI Anda mencukupi bila :

  1. Bayi Anda tampak puas dan pulas tidur setelah disusui. Biasanya 2-4 jam antar waktu menyusui. Hati-hati memaknai tidur pulas pada anak yang pada dasarnya termasuk “slight sleeper”, biasanya bayi ini membutuhkan “kelonan” dari ibunya selama satu bulan pertama kehidupan dan bukankarena ia kurang ASI
  2. Payudara terasa kosong dan lembek setelah menyusui.  Waspadai pula bila bayi dirasa sudah mengosongkan payudara tetapi masih tampak tidak puas (ditandai tidur tidak nyenyak dan cepat bangun), artinya ASI tidak mencukupi.
  3. Berat badan bayi terus naik setiap bulannya (setiap bayi bisa kehilangan sampai 10% berat badan lahirnya setelah lahir. Tetapi dalam 2 minggu, berat badan minimal kembali seperti semula, hal ini bisa dianggap  berat badan bayi tetap naik).
  4. Bayi Anda buang air kecil enam sampai delapan kali perhari. Kecuali pada hari-hari pertama, saat ASI Anda masih kental dan kekuningan (kolostrum), bayi buang air kecil lebih sedikit.
  5. Buang air besar setidaknya tiga kali sehari ketika usia bayi kurang dari satu bulan. Semakin lama, buang air besar akan semakin jarang, bahkan pada anak ASI, tak jarang anak tidak BAB setiap hari. Setelah anak memulai makanan padar, BAB menjadi lancar kembali.

 

Waspadai bila :
Sebelumnya perlu Anda tahu bahwa hal ini jarang terjadi, karena biasanya bayi ASI sangat jarang kekurangan gizi. Inilah tanda-tanda bayi Anda kekurangan ASI:

  1. Bayi terus ingin menyusu padahal kedua payudara sudah terasa kosong. Tetapi hal ini pun tak selalu berarti ASI kurang, bisa saja si kecil hanya suka “ngempeng”
  2. Rasa haus dapat menyebabkan bayi terus menyusu meskipun payudara sudah kosong. Jika hal ini terjadi, Anda dapat menambahkan air putih di cangkir khusus dan belum tentu karena ia kekurangan ASI
  3. Jika ia tampak lapar terus. Periksakan ke dokter Anda dan pastikan berat badannya naik. Jika berat badan tidak naik sebagaimana mestinya, mungkin ASI berkurang karena Anda kelelahan.
  4. Sindrom kurang-susu, suatu kondisi yang jarang terjadi ketika bayi baru lahir gagal mendapat nutrisi yang cukup. Biasanya dikarenakan kegagalan dalam teknik menyusui, misalnya posisi yang kurang benar atau kurang bisa menyedot ASI. Paling mudah mengetahuinya adalah buang air kecil yang kurang dari normal (kurang dari enam kali per hari) atau warnanya kuning gelap.
  5. Anda jarang mendengar suara menelan saat bayi menyusu dan payudara tidak terasa kosong meski ia sudah menyusui cukup lama

 
Referensi :

  1. Behrman, RE, Kliegman RM, Jenson HB. Nelson Textbook of Pediatrics. 17th ed. WB SAUnders company, 2004
  2. Stoppad, M. Complete bab &childcare. Dorling Kindersley, United Kingdom. 2001
  3. How to tell whether your baby’s getting enough breast milk. September 2008. Available at www.webmd.com.
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version