[box type=”info”] Penelitian Prof. Dr. dr. Cissy B. Kartasasmita, PhD, MSc, SpA(K) di Bandung tahun 2000 pada 2000 anak, ditemukan hasil pemeriksaan pada apus tenggorok terdapat 30% anak positif dan 65% penyebabnya adalah kuman Pneumokokus.
Penelitian Prof. Dr. dr. Cissy B. Kartasasmita, PhD, MSc, SpA(K) di Bandung tahun 2000 pada 2000 anak, ditemukan hasil pemeriksaan pada apus tenggorok terdapat 30% anak positif dan 65% penyebabnya adalah kuman Pneumokokus.
Berdasarkan jumlah kuman Pneumokokus yang terdapat dalam tenggorok anak balita pneumonia: 698 anak-anak ditemukan kuman pneu- monia, dan dari 25.4% yang berhasil dibiakan, terdapat 67.8% Streptococcus pneumoniae.
Fakta ini menunjukkan bahwa kuman Pneumokokus merupakan ancaman yang ‘tersembunyi’, yang bisa mendatangkan penyakit kapan saja. Pastikan bahwa bunda mengetahui bahwa infeksi Pneumokokus dapat dicegah, salahsatu pencegahan bijaksan dan evisien adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksin pneumokokus konjungsi telah terbukti memberikan dampak yang penting pada kehidupan anak – anak  di berbagai negara. [/box]
Untuk lebih jelasnya, silahkan membeli majalah anakku edisi november 2011 ( Edisi 11/VII/2011 )

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version