Annisa (8 tahun) tiba-tiba terbangun pada malam hari dan menangis kesakitan sambil memegangi tungkainya. “Ibu ….. sakit…..!”
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]K[/dropcap]eluhan tersebut selalu timbul pada malam hari dan menghilang pada pagi hari. Ada apa dengan Nisa? Apakah Nisa menderita penyakit yang serius? Atau hanya suatu keluhan yang menghilang dengan sendirinya? Atau anak hanya pura-pura? Bagaimana membedakannya?
Apa itu growing pains?  
Growing pains adalah rasa sakit atau berdenyut di kedua tungkai, sering terasa di paha bagian depan, betis atau di daerah belakang lutut. Timbul terutama sore atau malam hari dan menghilang pada pagi hari serta anak dapat beraktifitas seperti biasa sepanjang hari. Akan tetapi rasa sakit tersebut sering menyebabkan anak terbangun di malam hari.
Penyebabnya bukanlah proses pertumbuhan seorang anak, walaupun namanya Growing pains, Aktifitas fisik yang berlebihan pada siang hari seperti berlari, memanjat, melompat, olah raga diduga merupakan penyebab growing pains.
Anak yang mengalami growing pains biasanya berusia sekitar 2 – 12 tahun, 25%-40% berkisar antara usia 3 – 5 tahun, serta antara 8 – 12 tahun.
Kapan pergi ke dokter? 
Yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah Growing pains merupakan nyeri otot, bukan nyeri ataupun bengkak di persendian.
Konsultasikan dengan dokter anak Anda, jika :

  1. Nyeri tungkai menetap, tidak menghilang pada pagi hari.
  2. Nyeri tungkai mengganggu aktifitas anak sehari-hari.
  3. Berhubungan atau didahului suatu trauma (anak jatuh).
  4. Disertai tanda dan gejala lain seperti; bengkak dan kemerahan di persendian, demam, pincang atau kelumpuhan, kemerahan di kulit daerah tungkai, hilang nafsu makan, lemas dan rasa lelah.

Dokter akan memeriksa apakah nyeri tungkai disebabkan oleh suatu penyakit tertentu. Jika penyakit penyebab nyeri tungkai sudah disingkirkan, barulah dipikirkan diagnosis growing pains. Pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan darah atau foto rontgen tungkai mungkin perlu dilakukan untuk menentukan penyebab nyeri tungkai.
Apa yang harus dilakukan orang tua?  
Yang khas pada growing pains adalah anak akan merasa nyaman dan berkurang rasa nyerinya jika disentuh, dipijat, maupun digendong. Hal ini berbeda dengan nyeri tungkai yang disebabkan penyakit lain dimana setiap sentuhan atau manipulasi pada tungkai akan memperberat rasa nyeri.
Tidak ada terapi khusus untuk growing pains, tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua :

  1. Pijatan ringan akan membantu mengurangi nyeri, sebagian anak merasa nyaman jika dipeluk atau digendong.
  2. Regangkan kedua tungkai anak secara perlahan. Biasakan hal ini dikerjakan pada siang hari dan sebelum tidur.
  3. Kompres hangat di daerah otot yang nyeri sebelum tidur atau ketika anak merasa nyeri. Mandi dengan air hangat sebelum tidur juga membantu.
  4. Obat analgetik seperti parasetamol atau ibuprofen juga dapat diberikan untuk menghilangkan rasa nyeri.

Growing pains bukanlah penyakit dan akan menghilang saat anak berusia belasan tahun serta tidak memerlukan terapi atau penangan dokter. Meskipun tidak berbahaya, rasa sakit yang mengganggu perlu mendapat perhatian dari orang tua.
Referensi :

  1. Growing pains.http://www.mayoclinic.com
  2. Growing pains are normal most of the time. http://www.aap.org
  3. Growing pains.http://www.kidshealth.org.
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version