[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]S[/dropcap]ebuah kekhawatiran sering muncul pada orang tua yang memiliki anak dengan tingkat aktivitas tinggi. Peningkatan aktivitas pada anak berkaitan dengan peningkatan kebutuhan energi, yang harus dipenuhi oleh asupan nutrisi yang cukup.
Satuan energi disebut sebagai kalori. Kalori adalah satuan yang digunakan untuk mengukur jumlah energi yang diproduksi oleh sejumlah makanan. Jumlah energi yang dibutuhkan oleh seorang anak bergantung pada metabolisme basal, kecepatan tumbuh, aktivitas fisik, ukuran tubuh, dan onset dari pubertas.
Salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan kalori adalah tingkat aktivitas. Aktifitas fisik yang mempengaruhi kebutuhan kalori dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu: sedentary (menetap), moderately active (aktif sedang), dan active (aktif). Jenis aktivitas menetap setara dengan gaya hidup yang hanya meliputi aktivitas fisik ringan yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari biasa. Jenis aktifitas sedang setara dengan gaya hidup yang meliputi aktivitas fisik untuk berjalan sekitar 1,5-3 mil per hari atau 3 sampai 4 mil per jam. Aktivitas fisik aktif setara dengan gaya hidup yang meliputi berjalan lebih dari 3 mil per hari dari atau 3 sampai 4 mil per jam. Kebutuhan kalori anak berdasarkan usia, jenis kelamin dan aktifitas dapat dilihat pada tabel dibawah.
Tabel. Kebutukan kalori berdasarkan aktivitas
 

Jenis kelamin Usia Kebutuhan kalori
Menetap Aktif sedang Aktif
Anak 2-3 tahun 1000 1000-1400 1000-1400
Perempuan 4-8 tahun 1200 1400-1600 1400-1800
9-13 tahun 1600 1600-2000 1800-2200
14-18 tahun 1800 2000 2400
Laki-laki 4-8 tahun 1400 1400-1600 1600-2000
9-13 tahun 1800 1800-2200 2000-2600
14-18 tahun 2200 2400-2800 2800-3200

Sumber: Dietary Guidelines for Americans 2005
 

Waktu makan Jenis makanan Ukuran penyajian Ukuran Berat Jumlah kalori(1400 kalori)
Makan pagi (280 kalori) Havermout 6 sendok makan 50 gram 180 kalori
Telur ayam 1 butir 60 gram 100 kalori
Selingan pagi (140 kalori) Apel ¾  buah 100 gram 60 kalori
Kacang hijau 2 ½ sendok 25 gram 80 kalori
Makan siang (420 kalori) Nasi ½ gelas 75 gram 130 kalori
Daging sapi 1 potong sedang 50 gram 95 kalori
Sayuran ½ gelas 50 gram 25 kalori
Mangga ½ buah 50 gram 40 kalori
Susu sapi 1 gelas 200 gram 130 kalori
Selingan sore (140 kalori) Yogurt 1 gelas 200 gram 140 kalori
Makan malam (420 kalori) Kentang 1 buah 150 gram 130 kalori
Ayam 1 potong 50 gram 95 kalori
Tomat 1 buah 50 gram 25 kalori
Pisang ambon 1 buah 50 gram 40 kalori
Susu sapi 1 gelas 200 gram 130 kalori

Dengan demikian, kebutuhan kalori pada anak merupakan salah satu hal yang harus menjadi perhatian lebih bagi orang tua. Pada anak yang aktif harus diperhitungkan juga kalori tambahan sesuai dengan tingkat aktivitas anak. Sebagai contoh, seorang anak usia 6 tahun dengan jenis aktivitas fisik aktif membutuhkan kalori sebanyak 1400. Menu makanan dapat diatur sebagai berikut.
Biasakan menghitung jumlah kalori dalam menu harian anak. Kreatiflah dalam menyusun menu agar anak tidak bosan namun kebutuhannya tetap dapat terpenuhi.
Referensi :

  1. Diettary guidelines for Americans, 2005
  2. Exercise Affects Protein Utilization in Healthy Children. Bolster DR, Pikosky MA, McCarthy LM, Rodriguez NR. J. Nutr. 2001; 131: 2659–2663.
  3. Jyoti DF, Frongillo EA, Jones SJ. Food Insecurity Affects School Children’s Academic Performance, Weight Gain, and Social Skills. J. Nutr 2005; 135: 2831–2839.
  4. Sanif E. Daftar bahan makanan penukar. 2009
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version