Dear Dr. Hardiono,
Belum lama anak saya mengalami kejang di suhu 39 derajat Celsius. Namun, untungnya tidak berlangsung lama, sesudah itu anak saya tidur. Saat itu memang ia tengah demam. Pertanyaan saya, apakah kejang berhubungan dengan epilepsi? Mohon saran, bagaimana P3K bagi anak saat demam? Terima kasih.
(Minda Sentosa, Jakarta Timur)
=================================================================================
Ibu Minda,
Untuk penanganan dini dan antisipasi, sediakan selalu obat penurun panas, thermometer dan obat antikejang. Berilah obat penurun panas sejak Anda tahu si kecil terserang demam. Ketahui persis pada suhu berapa anak Anda pertama kali terserang kejang. Khusus obat antikejang, mintalah dokter untuk mengajari cara penggunaannya mengingat obat tersebut mesti dimasukkan ke dubur.
Kejang demam bukanlah epilepsi (ayan), kejang demam disebabkan tingginya suhu tubuh, sementara epilepsi terjadi tanpa demam. Kejang demam bukan penyebab epilepsi, walau memiliki risiko 10 kali lebih besar menderita epilepsi dibanding anak normal. Dikatakan kecil sekali kemungkinannya karena risiko terjadi epilepsi hanya 2-4 persen dari populasi anak normal.
Yang harus dilakukan saat si kecil kejang demam:

  • Miringkan si kecil ke salah satu sisi tubuhnya, supaya ia tidak tersedak oleh air liurnya dan dapat bernapas dengan baik.
  • Bersihkan mulutnya dan lepaskan kancing baju dan resleting celananya jika sempit.
  • Jangan masukkan benda apa pun ke dalam mulutnya. Biasanya orangtua memasukkan sendok untuk mengganjal mulut agar lidah tidak tergigit. Padahal, tindakan tersebut dapat menyebabkan gigi anak patah akibat tekanan saat mengejang.
  • Jangan beri minum atau obat saat sedang kejang.
  • Jangan menahan gerakan-gerakannya ketika mengejang.
  • Periksakan dan perhatikan, lalu catat, pada suhu berapa dan berapa lama ia mengejang.
  • Kompres badannya dengan air hangat supaya suhu tubuhnya menurun.
  • Hubungi dokter jika kejang berlangsung lebih dari 10 menit.
  • Apabila kejang berhenti kurang dari 10 menit, tetaplah ke dokter untuk mengetahui penyebab kejang demam.
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version