Dokter Yth, Putri saya berusia 2 tahun susah sekali diajari untuk gosok gigi, padahal sering saya mengajaknya gosok gigi bareng, dengan harapan dia mau ikutan mengosok giginya. Dia maunya menggosok gigi sendiri tapi tentu saja tidak maksimal (hanya asal gosok saja). Saya agak khawatir dengan kondisi giginya mengingat kesukaannya ngemil makanan yang manis-manis. Maunya sih setiap habis makan gosok gigi, tetapi ternyata sulit sekali mau mengajaknya gosok gigi. Dia selalu menolak walaupun sudah dibujuk sedemikian rupa.
Bagaimana ya dokter cara ampuh untuk mengajak dia untuk mau menggosok gigi? Saya takut nanti giginya jadi kuning dan kropos? Terima kasih.
 
Elschen Siahaan
Villa Cinere Mas, Depok

Dokter Yth,

Putri saya berusia 2 tahun susah sekali diajari untuk gosok gigi, padahal sering saya mengajaknya gosok gigi bareng, dengan harapan dia mau ikutan mengosok giginya. Dia maunya menggosok gigi sendiri tapi tentu saja tidak maksimal (hanya asal gosok saja). Saya agak khawatir dengan kondisi giginya mengingat kesukaannya ngemil makanan yang manis-manis. Maunya sih setiap habis makan gosok gigi, tetapi ternyata sulit sekali mau mengajaknya gosok gigi. Dia selalu menolak walaupun sudah dibujuk sedemikian rupa.
Bagaimana ya dokter cara ampuh untuk mengajak dia untuk mau menggosok gigi? Saya takut nanti giginya jadi kuning dan kropos? Terima kasih.
 
Elschen Siahaan
Villa Cinere Mas, Depok

Dear Ibu Elschen,

Memang mengajari dan mengajak anak menyikat gigi kadang amat sulit. Ada beberapa cara yang bisa Ibu coba untuk membuat si Kecil mau menyikat gigi, walaupun tidak ada cara tertentu yang pasti ampuh untuk tiap anak.
Coba ajak anak memilih sendiri sikat dan pasta gigi yang disukainya saat berbelanja. Luangkan waktu yang cukup pada anak untuk menyikat gigi, jadi tidak terburu-buru. Memang sudah baik bahwa Anda memberikan kesempatan pada si Kecil untuk mencoba menyikat giginya sendiri, tapi penting bagi Anda untuk menyelesaikan penyikatan sampai bersih karena kemampuan motorik anak belum cukup untuk membersihkan gigi secara optimal.
Cobalah bercerita kepada anak mengenai pentingnya membersihkan gigi dari “Pak Kuman” atau mengajak anak bermain sambil menyikat gigi supaya kegiatan menyikat gigi dirasakan sebagai sesuatu yang menyenangkan bagi anak. Buku anak tentang kebersihan badan (umumnya termasuk menyikat gigi) juga bermanfaat. Ingat untuk selalu menggunakan bahasa anak-anak, supaya si Kecil dapat mengerti apa yang Anda maksud.
Apabila Ibu merasa kesulitan untuk menyikat gigi anak, maka Ibu harus betul-betul mengontrol apa yang dikonsumsi anak sehingga paling tidak salah satu faktor penyebab gigi berlubang dapat dihilangkan. Oleh karena itu sangat penting untuk memilih makanan cemilan sehat, hendaknya yang tidak banyak mengandung gula. Cobalah memberikan makanan cemilan seperti buah-buahan dan keju. Hindari membeli makanan cemilan yang sudah jadi, kalau memang Anda belikan maka pastikan untuk membaca komposisinya. Akan lebih baik bila Anda memberikan makanan cemilan yang dibuat sendiri di rumah supaya bisa dikontrol jumlah gula dan bahan-bahan lain yang dipakai.
Kalau masih kesulitan juga, amatlah baik bila anak dibawa berkenalan ke dokter gigi. Kadang nasehat dari dokter akan didengarkan dan diingat anak.

Drg. Wina Darwis

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version