[quote type=”center”]Masih bayi kok berketombe ? Bagaimana ya menyiasatinya ?[/quote]
 
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]S[/dropcap]aat menyisir rambut si kecil, terkadang ada serpihan-serpihan mirip ketombe yang terlepas. Kondisi ini seringkali mengkhawatirkan orangtua, walaupun sebetulnya tak ada yang berbahaya. “Ketombe” bayi yang juga disebut cradle cap atau dermatitis seboroik infantil ini biasanya hilang dengan sendirinya. Apa yang bisa dilakukan orangtua ?
Apa itu cradle cap ?
Cradle cap adalah kondisi yang umum terjadi pada bayi baru lahir hingga usia 3 tahun dengan gejala sisik warna putih atau kekuningan di kulit kepala. Ada yang hanya sedikit saja, ada pula yang banyak. Kadang kala, ketombe bisa muncul di bagian alis mata, bulu mata, telinga, lipatan hidung, bagian belakang leher, atau ketiak. Pada kasus yang lebih jarang, ketombe bisa begitu tebal hingga melukai kulit dan gatal, atau mengeluarkan bau yang tak sedap.
Apa penyebabnya ?

  • Produksi minyak kulit yang berlebihan dari kelenjar minyak dan folikel rambut.
  • Sejenis jamur dan bakteri bisa tumbuh di area berminyak tersebut memperberat terjadinya kelainan ini.
  • Faktor keturunan, udara yang lembab, kulit yang jarang dibersihkan, dan kelainan kulit lain bisa pula turut menyumbang.


Kapan perlu konsultasi ?

  • Bila ibu baru pertama kali mengobati cradle cap dan bingung apa yang dilakukan.
  • Terdapat ketombe di lokasi yang tidak berbulu, mungkin bukan suatu dermatitis seboroik.
  • Kulit yang terkena menjadi keras dan merah, mulai berair atau bernanah, nyeri, atau terdapat demam.
  • Memiliki sistem tubuh yang lemah, misalnya anak mengidap HIV, kekurangan zat gizi.

Mengatasi “ketombe” bayi

  • Memijat dengan jari atau menyeka kulit kepala dengan waslap setiap hari dengan sampo bayi yang lembut dapat menghilangkan sisik ketombe tersebut.
  • Sikat rambut kepala dengan sikat lembut yang bersih sebelum membilas sampo untuk melembutkan kerak kepala.
  • Bila terlalu tebal atau sulit dilepas, minyak mineral atau baby oil dapat dioleskan ke kerak selama beberapa menit, kemudian sikat serta beri sampo ke rambut bayi seperti biasanya. Bilas dengan bersih hingga minyak hilang karena kelebihan minyak bisa menyebabkan ketombe tumbuh.
  • Jika kerak sudah hilang, menyampo kepala dapat dikurangi seminggu dua kali untuk mengontrol gejala.

Bila ini pun tak berhasil, mungkin diperlukan sampo atau resep khusus menghilangkan kerak rambut tersebut. Sampo anti ketombe seperti yang mengandung selenium, asam salisilat, tar, sulfur, zink, selenium sulfida, ketokonazole, atau lainnya mungkin dapat digunakan pada kondisi tersebut. Kontrol ke dokter kulit anak untuk penanganan lebih lanjut.
Cradle cap dapat hilang sendiri dalam beberapa bulan (biasanya 6 bulan sampai satu tahun), namun bisa muncul kembali. Lakukan terapi yang sama seperti sebelumnya.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version