Dear dr. Tjhin,
Dok anak saya usia 4 tahun memiliki sifat yang menurut saya pemarah.
Ia gampang sekali marah dengan sesuatu yang sepele, misalnya saat keinginannya tidak dituruti. Atau saat dibangunkan karena waktunya sekolah. Apakah ini bagian dari perkembangan emosi anak, dok? Mohon masukan. Terima kasih.
Harmien – Bandung
=================================================================================
Dear Ibu Harmien,
Terima kasih atas pertanyaannya. Anak dalam usia tersebut memang masih belum dapat mengontrol emosinya dengan optimal. Apalagi jika orangtua tidak bisa memberikan pola asuh yang tepat yaitu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengerti akan konsep waktu serta memberikan kepada anak rasa percaya diri yang adekuat.
Anak yang tidak memahami konsep waktu, cenderung tidak mampu untuk menunda keinginannya atau justru tidak menyadari mengenai batasan-batasan terhadap penyelesaian suatu kondisi atau tugas tertentu. Mereka menjadi lebih mudah teriritasi secara emosi atau justru lamban. Dalam kaitan dengan kasus anak ibu, saya melihat adanya kecenderungan labilitas emosi saat apa yang diinginkan tidak tercapai atau saat kondisi di luar harapan mereka.
Oleh karena itu, pola asuh yang tegas dan konsisten terhadap hal yang bisa diperoleh saat ini atau hal yang dapat diperoleh nanti perlu diterapkan. Walaupun dalam proses penerapan tersebut anak menjadi lebih mudah marah, menangis atau justru menarik diri, ketegasan dan kekonsistenan perlu terus dipertahankan dan beri penjelasan yang informatif kepada anak seusia tersebut. Selamat mencoba.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version