[quote type=”center”]Dalam praktek sehari-hari, orangtua sering kaget dan tidak percaya jika mendengar anaknya menderita penyakit ginjal.[/quote]
 
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]U[/dropcap]mumnya mereka menganggap bahwa penyakit ginjal itu hanya terdapat pada orang dewasa. Selain itu, jika dokter mengatakan bahwa anak mereka menderita penyakit ginjal, maka yang terpikir oleh mereka adalah anaknya akan dioperasi atau akan menjalani cuci darah. Hal ini terlintas dari pertanyaan mereka yang sering timbul yaitu: “Apakah anak saya akan dioperasi dok?”  atau “Apakah anak saya akan menjalani cuci darah?”
Pertanyaan yang diajukan orangtua tersebut muncul karena kurangnya pemahaman orangtua mengenai penyakit ginjal dan saluran kemih pada anak. Untuk itu, dalam makalah ini, kami menyampaikan sekilas tentang anatomi, fungsi, dan penyakit ginjal dan saluran kemih pada anak.
Mengenal ginjal
Setiap manusia mempunyai 2 (dua) ginjal, terletak di daerah pinggang, di sudut antara tulang belakang dan lengkung iga belakang, satu di sebelah kiri dan satu di sebelah kanan. Besar setiap ginjal kira-kira sebesar kepalan tinju. Pada setiap ginjal, terdapat 1 pembuluh darah bersih (arteri), 1 pembuluh darah balik (vena), dan 1 saluran kemih dalam (ureter). Pembuluh darah arteri berasal dari jantung untuk membawa darah ke ginjal, dan darah tersebut akan mengalami proses penyaringan.
Setelah menjalani proses penyaringan, darah yang sudah disaring dialir melalui pembuluh darah balik (vena) keluar dari ginjal dan kembali ke jantung. Hasil proses penyaringan tadi akan keluar dalam bentuk air kemih yang dikeluarkan melalui saluran ureter, dan dialirkan ke dalam kandung kemih. Setelah kandung kemih penuh, individu akan merasakan ingin berkemih.
Ginjal mempunyai bagian yang sangat penting dalam mengatur fungsi ginjal yang disebut dengan satuan fungsional ginjal (nefron). Setiap ginjal mempunyai 1 juta nefron. Di dalam nefron inilah terjadi proses penyaringan darah dan pembentukan air kemih
Ginjal memperoleh darah 25% dari setiap kali jantung memompakan darah. Setiap hari, nefron tadi menghasilkan sebanyak kira-kira 180 liter cairan yang disaring ginjal, tetapi rata-rata jumlah air kemih manusia adalah 1-2 liter/24 jam. Hal ini berarti ada penyerapan kembali sekitar 170-an liter cairan yang disaring dan masuk ke dalam pembuluh darah, dan penyerapan ini terjadi di nefron
Fungsi ginjal
Ginjal merupakan organ vital dengan fungsi utama menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh. Fungsi ginjal antara lain:

  1. Mengeluarkan sisa metabolisme atau pengolahan zat makanan terutama protein
  2. Mengatur jumlah cairan tubuh
  3. Menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh
  4. Turut di dalam pembentukan sel darah merah
  5. Mengatur tekanan darah
  6. Mengatur keseimbangan kalsium

Dengan melihat fungsi ginjal ini, maka dapat dimengerti apa yang terjadi jika ginjal tidak berfungsi lagi. Pasien akan mengalami peningkatan sisa pengolahan protein (akan bau pesing), bengkak, jumlah air kemih sedikit atau tidak ada, lemas atau kejang karena gangguan elektrolit, pucat karena kurang darah, tekanan darah tinggi, tulang keropos atau osteoporosis. Selain itu akan terjadi gangguan fungsi otak, jantung, dan bagian tubuh yang lain.
Gejala penyakit ginjal
Penyakit ginjal dan saluran kemih sangat banyak jenisnya. Masing-masing penyakit menimbulkan gejala sendiri-sendiri, sehingga gejala penyakit ginjal tergantung pada jenis penyakitnya. Beberapa gejala penyakit ginjal dan saluran kemih yang sering ditemukan pada anak antara lain:

  1. Demam-demam
  2. Air kemih kemerahan atau berdarah
  3. Sembab di kelopak mata, tungkai (edema)
  4. Perut membuncit (asites)
  5. Gangguan berkemih seperti: nyeri berkemih, anyang-anyangan (air kemih sedikit dan sakit), air kemih menetes, jumlah air kemih sedikit, jumlah air kemih banyak, ngompol
  6. Sakit perut yang hebat (kolik)
  7. Sakit di daerah pinggang
  8. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  9. Pucat
  10. Keluar serbuk atau batu saat berkemih
  11. Kelainan tulang
  12. Kelainan kulit
  13. Perawakan pendek
  14. Pada bayi baru lahir: kuning, muntah, mencret, demam, rewel
  15. Dan lain-lain 
Share.

Leave A Reply

Exit mobile version