Perkembangan motor terdiri dari 2 bagian, yaitu motor kasar yang melibatkan anggota gerak seperti tangan dan kaki, serta motor halus yang melibatkan korrdinasi jari tangan dan penglihatan.
Q: Apa yang dimaksud dengan Tes Denver ?
A: Tes Denver adalah salah satu perangkat untuk skrining perkembangan. Pada tes tersebut dapat dinilai 4 aspek perkembangan yaitu motor kasar, motor halus, bahasa dan personal sosial. Tes ini dapat dilakukan sejak usia 0-6 tahun.
Q: Apa saja aspek perkembangan anak dan bagaimana mengoptimalkannya ?
A: Keseluruhan perkembangan perlu stimulasi/rangsangan sehingga anak mencapai perkembangan yang optimal. Intinya, rangsangan sebaiknya melibatkan seluruh panca indera anak, menggunakan permainan atau alat bantu seperti buku, radio/kaset terutama untuk merangsang perkembangan bahasa.
Untuk motor kasar, sebaiknya anak dibiarkan bereksplorasi di matras, biarkan anak bebas bergerak, mulai dari berguling, tengkurap, merangkak, duduk serta berdiri, jalan dan berlari. Ciptakan  ruangan yang nyaman, tidak berbahaya, namun tetap dalam pengawasan Anda.
Untuk perkembangan motor halus, berikan mainan yang memiliki pegangan sehingga dapat melatih anak untuk memegang mainan, agar telapak tangan tidak selalu menggenggam. Dan akhirnya tercapai perkembangan sempurna untuk corat-coret dan menulis

Q: Rambu-rambu penting apa yang perlu diketahui para orangtua ?
A: Masing-masing tahapan perkembangan memiliki kurun waktu pencapaian tersendiri, ada anak yang cepat mencapai perkembangan tersebut, dan ada pula yang berlangsung lambat. Bila ibu curiga perkembangan anaknya tidak sesuai atau terlambat, segera konsultasikan ke dokter
Q: Kapan saat optimal melatih motorik anak?
A: Stimulasi diberikan seawal mungkin, bahkan di setiap waktu anak terjaga, dan setiap Anda melakukan kontak dengan anak. Stimulasi diberikan secara menyeluruh mencakup ke 4 ranah perkembangan
Q: Kelainan apa saja yang berkaitan dengan motorik?
A: Beberapa masalah gangguan/keterlambatan motorik seperti anak palsi serebral, terutama mengalami gangguan motor kasar, dan halus, anak terlambat berjalan karena kelemahan atau masalah di tendon kaki, dll.
Q: Gangguan motorik apa yang paling sering ditemui?
A: Gangguan motorik berat yang sering dijumpai adalah anak dengan palsi serebral. Untuk deteksi awal dapat kita amati pergerakan ke empat anggota gerak, tangan dan kaki apakah simetri, apakah ada ke kakuan. Perhatikan juga perkembangan motor kasarnya apakah sesuai dengan usianya, misalnya tengkurap usia 3-4 bulan, mengangkat kepala saat tengkurap usia 2-3 bulan dan seterusnya.

Share.

No Comments

  1. selamat siang , Dok.
    saya seorang dokter umum yang mempunyai putra dengan kebutuhan khusus. saya tahu tentang DOKTER HARDIONO setelah mendapat informasi dari dr. Barkah Tri Aji, Sp. A di Gresik.
    putra saya, NU’MAN SYAUQY, 4 TAHUN, mengalami tumbuh kembang yang cukup normal. tapi ada KAKU yang muncul ketika dia bergerak. sehingga koordinasi motoriknya kadang terganggu. hal ini yang membuat dia terlihat sempoyongan jika berlari, namun tidak pernah sampai jatuh.
    Saat bicara, intonasi seperti robot. saat menyanyi dia bisa menyesuaikan dengan notasinya.
    kemampuan hafalan nu’man sangat baik, saat ini banyak ilmu pengetahuan yang di hafalnya, misalnya surat@ di juz 30 Al Qur’an yg hampir dia hafal semua, nama planet, benua, lagu anak, hari, bulan masehi atau hijriyah, do’a@ harian, dll.
    Nu’man menghafal dengan sistem auditori. dia cukup mendengar 2 atau 3 kali dan dia bs mengulangnya dengan sempurna.
    hobi membaca sejak usia 2 tahun, bs bertahan 2 jam untuk membaca buku tentang alat transportasi, kesukaannya terutama mobil.
    Nu’man juga sangat suka dengan puzzle. klo di game online puzzle dia bisa menyelesaikan Puzzle dengan 20-30 keping.
    jika sedang asyik dengan kesukaannyal, kadang dia tidak merespon jiika di panggil SATU kali.
    ada respon yang berlebihan ketika melihat sesuatu yang dia tidak suka. kadang cenderung menyakiti orang sekitar, atau dirinya sendiri. (Nu’man tidak mau menyakiti boneka bebek, walaupun dia tahu sebuah boneka tidak bisa merasakan sakit.)
    afek emosi gampang berubah. dari menangis, ketika diingatkan bebek (boneka teman tidurnya) dia bisa langsung tertawa.
    saat ini Nu’man selalu menolak jika diminta memegang alat tulis.
    hasil MSCT Normal, hasil TORCH Ig g/ Ig M Borderline.
    sudah pernah di bawa ke klinik ABCD di Siloam, dan konsul ke dr, Moh. Syaiful Islam, Sp. S
    pernah diterapi dengan
    1. hydergin
    2. nootropil
    3. encephabol
    4. osteocare
    saat ini terapi yang dijalani Nu’man:
    1. diet gluten-casein
    2. lacto b 1×1
    3. speech terapi
    Saya ingin mengetahui, kelainan apa yang di derita Nu’man. langkah apa yang harus saya tempuh lagi untuk menegakkan diagnosa untuk Nu’man?
    apakah perlu saya konsul ke Psikolog Anak (hal ini belum pernah saya lakukan)?
    terima kasih, Dok atas responnya. Selamat Siang

Leave A Reply

Exit mobile version