Proses terjadinya lubang gigi dipengaruhi oleh empat faktor yaitu:
1. Kuman di rongga mulut. Kuman secara normal ada dan diperlukan di rongga mulut, tetapi bila terdapat sisa makanan dapat menjadi penyebab terjadinya lubang di gigi.
2. Sisa makanan. Sisa makanan yang melekat terus pada gigi dapat diubah oleh kuman menjadi asam yang melarutkan email gigi sehingga terjadi lubang gigi.
3. Postur gigi. Gigi dengan bentuk anatomi yang berlekuk dalam lebih sulit dibersihkan. Demikian pula dengan susunan gigi yang tak beraturan, akan lebih rentan menjadi tempat ´bersembunyi´ sisa makanan.
4. Waktu. Ketiga faktor di atas membutuhkan waktu tertentu untuk berproses menyebabkan gigi berlubang.
Pada anak-anak, pemberian susu melalui botol lebih dari usia 12 bulan akan memicu lubang gigi karena memenuhi ke empat faktor di atas. Cara yang paling bijak adalah dengan melakukan pencegahan, sebagai berikut:
jangan biarkan anak tidur dengan botol susunya
biasakan memberi air putih setiap kali sesudah minum susu
biasakan si kecil minum susu di gelas setelah ulang tahunnya yang pertama
jus buah diberikan melalui gelas
begitu gigi pertamanya muncul, perhatikan kesehatan mulut si kecil
rutin mengunjungi dokter gigi enam bulan sekali
Referensi
Goran Koch et al. Pedodontic a clinical approach.
Williams & Wilkins. Dental hygiene handbook.

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version