[pullquote]Bertaman berdua pasangan mungkin menjadi cara untuk menjalin komunikasi. Vertical garden mungkin bisa dijadikan pilihan.[/pullquote]
Sehari-hari Anda dan pasangan kekurangan waktu untuk bicara. Pagi, menyiapkan sarapan, lalu suami dan anak-anak ke sekolah. Malam baru dapat bertemu kembali. Lantas kapan ya waktu bisa bicara yang asyik? Jika Anda dan pasangan suka berkebun, namun tak memiliki lahan luas, vertical garden dapat menjadi pilihan.
Vertical Garden merupakan sistem menanam tanaman yang dilakukan dengan cara menyusun pot-pot tanaman mengarah ke atas, samping ataupun digantung, dengan tetap memperhatikan intensitas paparan cahaya matahari. Vertical garden bermanfaat untuk menjaga suhu lingkungan karena tanaman adalah sumber oksigen.
Jenis tanaman bisa beragam, mulai dari tanaman hias, tanaman obat-obatan, tanaman buah, hingga sayuran, sebut saja sawi, kangkung, selada, bayam, kemangi, peterseli, seledri dan lainnya. Sementara untuk tanaman buah antara lain tomat, ketimun, atau strawberry (lebih cocok di dataran tinggi).
Berkebun dengan sistem vertical garden sebenarnya cukup praktis. Anda bisa menggunakan media tanam kompos, tanah dan arang sekam. Sementara kompos bisa diolah sendiri dari limbah organik rumah tangga dengan wadah pot ataupun lainnya.
Apa yang harus diperhatikan?

  • Lokasi. Apakah di top roof, di depan, di samping atau di belakang rumah, yang penting adalah intensitas cahaya matahari. Pada umumnya tanaman membutuhkan sinar matahari sekitar 4-5 jam sehari.
  • Sesuaikan lahan yang ada dengan sistem tanam. Apakah ke atas, ke samping atau digantung
  • Menggunakan media atau wadah untuk menanam yang kuat.
  • Pilih jenis tanaman. Tentukan jenis tanaman yang hendak ditanam. Apakah  tanaman hias, sayuran atau yang lainnya. Jangan sampai dengan space yang terbatas Anda menanam tanaman buah yang membutuhkan space lebih luas.


Meskipun menanam dengan sistem vertical garden terlihat mudah, perhatikan penempatannya, curah hujan yang berlebihan justru tidak baik, karena dapat menyebabkan turunnya tanah akibat terus tergerus air.
Nah, sekarang saatnya Anda berdua pasangan memulai hobi baru. Dari semua keasyikan ini, bagian yang paling ditunggu adalah saat panen. Dan tentu saja menikmati sayur dan buah dari halaman sendiri.
Konsultan: Muslim/Penggiat komunitas Jakarta Berkebun

Share.

Leave A Reply

Exit mobile version