Oleh: Muslim Penggiat Komunitas Jakarta Berkebun

Vertical garden manfaatkan lahan terbatas untuk sejukkan lingkungan tempat tinggal.

Vertical garden biasa dilakukan dengan menanam aneka tanaman di pot-pot yang tersusun ke atas, samping ataupun digantung dengan tetap memperhatikan intensitas paparan cahaya matahari. Vertical garden selain memperindah suasana rumah juga menstabilkan suhu di lingkungan yang bersumber dari oksigen tanaman.
Jenis tanaman
Jenis tanaman yang bisa ditanam dengan sistem ini sangat beragam dari tanaman hias, tanaman obat-obatan, tanaman buah jenis tertentu hingga tanaman sayuran. Meski demikian pada vertical garden tanaman yang paling disarankan adalah tanaman jenis sayuran. Hal ini dikarenakan tanaman jenis ini bersifat musiman (sekali panen) dan memiliki masa tanam yang cukup pendek sekitar 1-2 bulan saja.
Jenis tanaman sayur yang bisa ditanam dengan sistem vertical garden meliputi tanaman sawi, kangkung, selada, bayam, daun kemangi, peterseli, seledri dan lainnya. Sementara untuk tanaman buah terdiri dari tanaman yang bersifat merambat seperti strawberry (untuk daerah dataran tinggi) tomat dan ketimun.
Berkebun dengan sistem vertical garden sebenarnya cukup praktis dan siapapun bisa melakukannya di rumah. Media yang digunakan pun terbilang cukup sederhana terdiri dari kompos, tanah dan arang sekam. Sementara kompos bisa diolah sendiri dari limbah organik rumah tangga dan wadah untuk bertanam dapat menggunakan pot ataupun wadah lainnya.
Hal yang harus diperhatikan
Menanam tanaman dengan sistem vertical garden perlu memperhatikan beberapa hal antara lain ;

  • Menentukan lokasi dimana kita akan menanam tanaman. Apakah di top roof, di depan, di samping atau di belakang rumah. Hal yang terpenting adalah intensitas cahaya matahari di area tersebut. Banyak sedikitnya cahaya matahari berpengaruh pada pertumbuhan tanaman karena pada umumnya tanaman membutuhkan sinar matahari sekitar 4-5 jam sehari.
  • Menyesuaikan space/lahan yang ada dengan sistem tanam yang akan diaplikasikan. Apakah  lahan di rumah anda lebih sesuai ditanami tanaman dengan pola menyusun ke atas, ke samping atau digantung?
  • Menggunakan media atau wadah untuk menanam yang kuat.
  • Pilih jenis tanaman yang sesuai selera. Tentukan jenis tanaman yang hendak ditanam. Apakah tanaman hias, sayuran atau yang lainnya yang hendak ditanam? Sesuaikan tanaman dengan space yang tersedia dan upayakan jangan menanam tanaman buah yang membutuhkan space luas.

Hal yang perlu diwaspadai
Meskipun menanam dengan sistem vertical garden terlihat mudah dan menarik. Tapi tetap ada hal-hal yang perlu diwaspadai agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Salah satunya adalah curah hujan yang berlebihan. Bagi tanaman yang ditanam di outdoor, air berlebihan justru tidak terlalu baik bagi pertumbuhannya selain juga adanya kemungkinan untuk berulang kali menambahkan tanah akibat turunnya tanah yang terus tergerus air.
Nah, sekarang setelah tahu  bagaimana menanam dengan vertical garden tak sulit. Tunggu apalagi mari mencoba.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version