Author: Adiministartor

Saat anak diare selalu menimbulkan keresahan orangtua. Awas hati-hati jangan sampai tersesat antara mitos dan fakta tentang diare. # Diet BRAT memperbaiki diare. = Mitos BRAT yang berarti banana, rice, applesauce, dan toast pernah direkomendasikan untuk mengobati diare. Tetapi nutrisi ini kurang akan lemak dan protein. Jika pun dapat memperbaiki asupan nutrisi anak,  diet jenis ini cukup pada hari pertama saja dan tidak seterusnya. # Dehidrasi merupakan ancaman serius = Fakta Yang berbahaya saat diare bukanlah konsistensinya yang cair, tetapi jumlahnya yang keluar karena dapat menyebabkan anak kekurangan cairan (dehidrasi). Bila anak BAB, segera ganti cairan yang keluar dengan jumlah…

Read More

[pullquote]Setelah melahirkan, umumnya para ayah sudah siap untuk melakukan hubungan intim kembali. Sayangnya, hal tersebut sepertinya berada di urutan terakhir dalam skala prioritas para ibu.[/pullquote] Setelah melahirkan, ibu umumnya merasakan rasa sakit di bagian kewanitaannya dan kelelahan karena mengurus bayi baru lahir, terutama karena ia masih sangat tergantung pada ASI dan memiliki jam tidur yang belum teratur. Sebaiknya perhatikan rambu-rambunya agar Anda dan pasangan tercinta bisa kembali ‘beraksi’ tanpa rasa takut atau enggan. Biarkan semua luka sembuh dahulu Setelah mengalami proses melahirkan bayi, seorang wanita mengalami luka atau memar di bagian rahim maupun otot-otot sekitar kewanitaannya. Baik wanita yang melahirkan…

Read More

[pullquote]Telur menjadi bagian dari diet sehari-hari, karena merupakan sumber protein dan lemak yang penting. [/pullquote] Orangtua sering merasa khawatir dan bertanya-tanya, apakah anak boleh diberi telur dan berapa frekuensi pemberian telur yang tepat untuk anak? Berikut beberapa fakta mengenai telur yang perlu diketahui oleh ibu. Alergenik Telur dapat diberikan sebagai makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi di atas 6 bulan atau yang sudah siap makan. Mulailah dengan makanan dari tepung beras, kemudian secara bertahap dikenalkan jenis makanan lain satu per satu, setiap 5 hari sekali. Karna khawatir menimbulkan reaksi alergi, beberapa orangtua tidak memberikan putih telur pada bayinya. Pendapat ini…

Read More