Author: Redaksi Majalah Anakku
[quote type=”center”]Anak memiliki bakat tumbuh kembang yang berbeda-beda. Sebagian anak memang tumbuh tak terlalu tinggi, sebagian lagi tumbuh cepat melebihi teman-temannya. [/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]N[/dropcap]amun sejarah mencatat tinggi rerata anak-anak Asia meningkat dibandingkan nenek moyangnya, menunjukkan jika lingkungan ikut memengaruhi pertumbuhan. Pertumbuhan anak, dalam arti tinggi badannya, bisa diprediksi dari pertumbuhan orangtuanya, yang digambarkan dengan tinggi badan ayah dan ibu. Idealnya, anak akan tumbuh mencapai tinggi yang sesuai dengan potensi genetiknya. Cara mengukur tinggi badan : Anak perempuan : (Tinggi Ayah – 13) + tinggi ibu ± 8,5 cm 2 Anak…
[quote type=”center”]Banyak orang bijak bilang jika ibu stres maka produksi ASI pun berkurang. Secara medis hal ini sangat bisa dijelaskan. Tapi sebaliknya, memberi ASI membuat stres berkurang. Bagaimana bisa begitu?[/quote] Memberi ASI = stres pergi [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]M[/dropcap]emberi ASI ternyata dapat menurunkan respon terhadap stres fisik dan psikologis melalui penekanan hormon hipotalamus-pituitari-adrenal (HPA). Namun, menurut penelitian lain, jalur hormon ini juga ditentukan oleh stres yang datang tiba-tiba, setidaknya jika tekanan psikososial ini terjadi lebih dari satu jam setelah ibu menyusui sehingga efek menghilangkan stres dari pemberian ASI berkurang. Menyusui juga berhubungan dengan mengaturan sistem saraf ibu yaitu saraf…
[quote type=”center”]Meningitis adalah infeksi pada lapisan selaput otak (meninges).[/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]M[/dropcap]eningitis menginfeksi membran yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang, sebagai organ penunjang sistem saraf pusat. Meningitis tergolong penyakit serius, karena menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian. Penyakit meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, mulai dari bakteri, virus, dan jamur—tepatnya kontaminasi jamur Aspergillus fumigatus dan Exserohilum sp. Beberapa gejala yang dialami penderita meningitis adalah Demam mendadak Muntah dan kejang Sakit tenggorokan Sakit kepala Kekakuan otot leher yang berlangsung sampai berjam-jam Sensitif terhadap cahaya Pada bayi di bawah usia dua tahun, gejalanya sangat khas, yakni ditandai dengan gejala-gejala…
[quote type=”center”]Duh, gambaran mengenai deretan gigi susu mungil nan putih yang berjejer rapi menjadi buyar ketika mendapati gigi si kecil ternyata tak beraturan. Rasanya, rongga mulutnya teramat kecil untuk menampung sedemikian banyak gigi hingga tak mampu berbaris rapi.[/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]B[/dropcap]iasanya anak usia 7-11 tahun yang berada pada periode gigi campuran rawan untuk mengalami gigi berjejal atau tidak teratur (crowded). Apa penyebabnya? Tentu saja faktor yang menjadi pencetusnya bermacam-macam. Genetik Faktor turunan berkontribusi akan munculnya kemungkinan anak dengan gigi berjejal. Misalnya, kombinasi genetik dari ayah yang memiliki gigi ukuran besar dan Ibu berahang kecil akan menjadikan si anak…
[pullquote]Kebanyakan dari label yang umum diterapkan bagi individu anak dengan telat bicara adalah autis. Namun, benarkah semua kasus terlambat bicara adalah suatu autis ? Benarkah seorang anak yang autis pasti terlambat bicara ?[/pullquote] Kapan kita patut “mencurigai” seorang anak menderita autis? [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]A[/dropcap]utis merupakan neurobehavior disorder yang mempunyai tiga karakteristik utama yakni gangguan komunikasi, gangguan interaksi dan perilaku maladaptive. Orangtua perlu memahami bahwa gangguan komunikasi pada individu autis bukanlah sekadar “telat bicara,” namun merupakan kondisi yang lebih berat dari itu. Sebagian besar individu autis tidak mampu berbahasa verbal sesuai dengan usianya, bahkan mereka pun tidak memahami…