Author: Redaksi Majalah Anakku

[quote type=”center”]“Ah gak apa-apa, bayi gumoh itu biasa…” Benarkah demikian? Lantas, kapan gumoh dikatakan membahayakan ?[/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]G[/dropcap]umoh atau dalam bahasa medisnya disebut dengan gastroesophageal reflux (GER), seringkali diasumsikan sebagai keadaan yang normal dan tidak jarang dianggap sebagai mitos pertanda bayi bertambah besar. Sebagian anggapan mungkin benar,  tapi hati-hati karena GER bisa jadi merupakan keadaan abnormal yang dapat memengaruhi kualitas hidup anak.  Gumoh atau regurgitasi adalah proses fisiologis normal pada bayi, dimana isi lambung balik keluar melalui mulut. Orangtua tidak perlu kuatir namun harus waspada bila intensitasnya meningkat. Delapan puluh persen bayi usia 0-1 bulan mengalami gumoh satu…

Read More

[quote type=”center”]Dulu, tiap ruang kelas SD terpampang jadwal piket kebersihan. Tiap pagi atau pulang sekolah, para murid giat menyapu, mengepel, menghapus papan tulis, dan sebagainya.[/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]N[/dropcap]amun, sekarang kegiatan tersebut tergilas dengan kebijakan sekolah yang menghadirkan petugas kebersihan khusus yang melakukan tugas yang tadi disebutkan. Padahal kegiatan piket kebersihan kelas ternyata sangat bermanfaat. Hal baik dari piket kebersihan kelas : Anak akan terlatih untuk bekerja sama dengan teman sebayanya. Di usianya saat ini, anak sedang mengembangkan kemampuan untuk berempati, toleransi, dan kerja sama sehingga kegiatan piket kelas yang dilakukan secara bersama-sama dan bergiliran akan merangsang perkembangan aspek…

Read More

[quote type=”center”]Meskipun jumlah penderitanya tidak banyak, hemofilia merupakan penyakit yang dibawa seumur hidup.[/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]H[/dropcap]emofilia yang tergolong ringan tidak akan mengganggu aktivitas anak, berbeda dengan hemofilia berat yang bisa membuat anak mudah cedera dan terbatas aktivitasnya. Hemofilia adalah penyakit yang diturunkan melalui garis ibu tetapi hanya diderita anak laki-laki karena kelainan genetika pada gen X yang dibawa ibu. Sementara pada anak perempuan sifatnya hanya sebagai pembawa (carrier). Kelainan genetik ini menyebabkan anak tidak memproduksi zat pembekuan darah yang disebut faktor VIII atau IX. Padahal zat ini diperlukan untuk menghentikan perdarahan saat anak mengalami luka akibat terbentur…

Read More

[pullquote]Terapi apa yang mesti dijalani anak autistik? Begitu banyak pilihannya, manakah yang pertama harus didahulukan ?[/pullquote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]S[/dropcap]ejalan dengan maraknya pengamatan dan penelitian terhadap karakteristik anak dengan autism, berbagai terapi yang dipercaya dapat membantu memaksimalkan perkembangan anak dengan autism pun muncul. Kali ini kita akan mengenal beberapa jenis terapi yang dapat membantu memaksimalkan anak autism berdasarkan pendekatan yang digunakan Pendekatan psikologis Pendekatan psikologis mencakup area perkembangan perilaku, sosial, dan emosional. Beberapa terapi yang memiliki prinsip dasar psikologi adalah terapi bermain, perilaku, interaksi sosial (yang mencakup terapi attachment, floor time, dan relationship develepment intervention), serta komunikasi (penggunaan…

Read More

[quote type=”center”]Melihat tumbuh kembang si kecil ibarat melihat sebuah keajaiban. Hari demi hari ada saja kepandaian yang diperlihatkan si kecil. Jangan sampai momen indah ini terlewatkan dari pandangan mata Anda.[/quote] [dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]S[/dropcap]i kecil akan melewati tahapan pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan usianya. Meski ini peristiwa alami, namun sebagai orangtua, Anda harus cermat mengamatinya, agar ketika ada yang tidak sesuai dapat segera dikonsultasikan dengan dokter anak. Yuk, kita lihat tahapan perkembangan anak usia 0-15 bulan. Usia 1 Bulan Motorik kasar: gerakan, tangan dan kaki masih dipengaruhi refleks Moro, berusaha mengangkat kepala ketika ditengkurapkan, kepala menoleh ke samping…

Read More