[pullquote]Mari memperingati Hari Gizi Nasional pada tanggal 28 Februari, dengan menanamkan pentingnya kesadaran gizi demi kesehatan keluarga.[/pullquote]
Membiasakan anak untuk ikut serta dalam penentuan menu makanan, berbelanja bahan-bahan masakan dan mempersiapkannya dapat memperbaiki pola makan sehat pada anak. Asupan lemak menurun dan asupan sayur buah serta makanan bergizi justru meningkat. Dalam proses pembuatan makanan, orangtua turut mendidik anak mengenai manfaat makanan yang bergizi dan bagaimana memilih makanan sehat terutama saat mereka besar nanti.
Orangtua yang sibuk
Permasalahan orangtua zaman sekarang adalah menyediakan waktu bersama anak secara berkualitas di meja makan, tanpa harus pusing dengan menu yang sulit. Orangtua sadar gizi memiliki berbagai ide menu yang cepat, mudah, sehat serta bervariasi.
Role modeling juga tentunya sangat baik dalam menerapkan pola makan sehat pada anak. Selain menyediakan berbagai makanan sehat dengan olahan bervariasi, sediakan juga buah dan sayur di setiap waktu makan. Hal ini dapat menghindarkan anak dari kebiasaan terlalu pemilih (picky eater).
Tip memilih makanan sehat
- Rancanglah menu sesuai dengan jadwal belanja keluarga, untuk bahan makanan segar, belanjalah secara mingguan.
- Saat berbelanja di supermaket, pilih buah dan sayur dengan berbagai warna karena memiliki vitamin yang bervariasi.
- Pilih makanan yang paling sedikit diproses dan rendah gula karena gula tinggi kalori tapi tak memberikan sumbangan gizi pada anak.
- Susu merupakan sumber vitamin D dan kalsium yang sebaiknya dikonsumsi anak dua kali sehari. Pilihlah susu seusai dengan usia. Anak butuh susu tinggi kalori, sedangkan orangtua butuh susu rendah lemak.
- Untuk sumber karbohidrat, sebagai variasi Anda bisa memilih beras merah disamping beras putih, pasta, mie, dan lainnya.
- Untuk sumber protein dan asam amino, Anda bisa memilih daging, ikan, atau unggas. Pilihlah bagian daging yang bebas lemak dan daging unggas tanpa kulit. Dianjurkan mengonsumsi dua porsi ikan tiap minggu.
- Penganan yang dikeringkan atau kalengan boleh saja dipilih agar lebih praktis. Pilih buah atau sayur kalengan untuk dicampur ke dalam sup, salad, atau pasta.
- Bacalah baik-baik kandungan gizi dalam tiap penganan yang dipilih, perhatikan kalori per porsi, kandungan serat, vitamin, dan mineral.
Referensi:
- Fulkerson, JA, Kubik, MY, Rydell, S. Et al. Focus groups with working parents of school-age children: what’s needed to improve family meals? J Nutr Educ Behav. 2011 May-Jun; 43(3):189-193
- Kim, SA, Grimm, KA, May, AL. et al. Strategies for pediatric practitioners to increase fruit and vegetable consumption in children. Pediatr Clin N Am 58 (2011) 1439–1453