Author: Adiministartor
Tahukah Anda ada 5 gizi penting yang kadang terlupakan dalam menu harian si kecil ? I. Vitamin A Vitamin A tak hanya penting untuk mata, ia juga menjadi komponen penting untuk pembentukan sel, kesehatan tulang dan gigi, serta pembentukan selaput lendir. Kebanyakan anak Indonesia masih kekurangan vitamin A, sehingga pemerintah mewajibkan pemberian vitamin A rutin di puskesmas/posyandu. Vitamin A banyak terdapat di hati, minyak ikan cod, whole milk, produk lemak susu, kuning telur, margarin yang diperkaya vitamin A. II. Yodium Yodium merupakan bahan pembentuk hormon tiroid. Yodium juga berperan dalam perkembangan saraf sehingga kekurangan yodium menyebabkan gangguan kecerdasan. Kekurangan yodium…
Penyakit campak di negara berkembang seperti Indonesia, masih sering terjadi pada anak-anak, bahkan jika timbul komplikasi dan tidak ditangani secara tepat dapat menimbulkan kematian. Penyakit ini ditandai oleh ruam yang dimulai pada daerah leher dan muka, yang kemudian akan menyebar ke badan dan punggung, tungkai atas dan tungkai bawah.
Pernahkah Anda memeriksa kantung zakar anak Anda? Normalnya, ada dua buah zakar, tetapi ada pula yang tak teraba zakarnya alias kosong, entah itu satu atau bisa kedua-duanya. Inilah yang disebut kriptorkismus. Perlukah diterapi?
Pasca melahirkan, biasanya ibu ditanya “Berapa jahitan, Bu?” Pertanyaan ini sangat umum dilakukan saat ibu dibesuk. Tapi, ternyata tak semua persalinan memerlukan jahitan. Kok bisa? Jahitan pada persalinan biasanya disebabkan guntingan atau robekan dinding vagina bagian bawah. Saat ini sangat mungkin melahirkan tanpa perlu menggunting dinding vagina atau bahkan tanpa robekan. Menggunting dinding vagina dalam istilah kedokteran disebut episiotomi, yaitu upaya memperlebar jalan lahir dengan menggunting dinding perineum (dinding di antara kemaluan dan anus). Episiotomi dilakukan bila dinding perineum ibu kaku dan tebal atau sebelum tindakan persalinan yang dibantu alat (misalnya vakum). Berikut beberapa tips mencegah robekan perineum…
Demam atau nyeri pasca imunisasi bisa jadi momok untuk para ibu. Demam sebagai efek samping terbanyak imunisasi sebenarnya merupakan bagian dari respon tubuh. Biasanya demam tidak terlalu tinggi dan jangka waktunya pendek (hanya satu hingga dua hari). Sebuah penelitian membandingkan demam pasca imunisasi pada anak yang mendapat ASI dan tidak. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa bayi-bayi yang diberi ASI cenderung tidak menjadi demam setelah imunisasi dibandingkan mereka yang tidak diberi ASI. Bila pun demam, puncak demam terjadi lebih rendah pada mereka yang diberi ASI dibanding tidak. Anak juga lebih tidak rewel dan dapat tidur dengan lebih nyenyak bila diberi ASI.…