Author: Dr.dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), Msi.
Dalam mencukupi nutrisi anak, terkadang orang tua lupa pentingnya beberapa mineral penting bagi anak. Salah satunya zat besi. Tahukah Anda bahwa zat besi berkaitan erat dengan kecerdasan buah hati Anda? Apa dampaknya bila anak kurang zat besi ? 1. Menurunkan aktivitas enzim triptofan dan tirosin hidroksilase mengganggu produksi serotonin dan dopamin, gangguan pengendalian diri, perasaan. pemusatan perhatian, pembelajaran dan perilaku 2. Menurunkan jumlah dan kepekaan reseptor dopamin D2 mengganggu fungsi neurotransmiter monoamin, mengganggu emosi, pemusatan perhatian dan hiperaktifitas. 3. Menurunkan aktivitas protein oleh sitokrom C oksidase, mitokondria melepaskan oksidan yang mengganggu fungsi sel otak 4. Gangguan transport oksigen yang mengakibatkan gangguan…
[dropcap style=”font-size: 60px; color: #83D358;”]T[/dropcap]iga tahun pertama merupakan masa emas pertumbuhan otak anak. Jika sewaktu lahir otak bayi 25% dari otak orang dewasa (sekitar 350 gram), pada usia 18 bulan otak anak berkembang 2 kali lipatnya. Di usia 6 tahun, otak sudah mencapai 90% ukuran orang dewasa, anak benar-benar berada dalam masa emas untuk mengembangkan kecerdasannya. Agar sel-sel otak bisa berkembang optimal, lakukan perangsangan setiap hari pada semua sistem indera si kecil (pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, pengecapan), gerak kasar dan halus kaki, tangan dan jari-jari, mengajak berkomunikasi, merangsang pikiran dan perasaan dengan suasana bermain yang menyenangkan dan penuh kasih sayang.…
Bukan masanya lagi ukuran kecerdasan hanya berdasarkan angka. Masih banyak kecerdasan lain yang bias dibanggakan dari buah hati Anda, asalkan Anda peka dan memberi ruang yang cukup agar si kecil dapat mengembangkannya. Kecerdasan multiple adalah berbagai jenis kecerdasan yang dapat dikembangkan pada anak, antara lain; kecerdasan verbal-linguistik (kemampuan menguraikan pikiran dalam kalimat), kecerdasan logika-matematika (kemampuan menggunakan logika dalam memecahkan masalah, dan berhitung dengan angka), kecerdasan visual-spasial (kemampuan berpikir tiga dimensi), kecerdasan body-kinestetik (ketrampilan gerak, menari, olahraga), kecerdasan musical, kecerdasan intra-personal, inter-personal, serta kecerdasan naturalis. Seorang anak memiliki 3 kebutuhan yaitu kebutuhan fisik-biologis, kebutuhan emosi-kasih sayang, dan kebutuhan stimulasi. Kebutuhan stimulasi…